DPW APBMI Banten Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Cllegon, Harianexpose.com –

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMi) Provinsi Banten, menggelar Safari Ramadhan 1442 Hijriyah dan silaturahmi. Selain itu juga peduli sosial untuk memberikan santunan uang senilai Rp.20 juta dan 1.000 paket Sembako bagi anak yatim piatu dan kaum dhuafa.

Bantuan santunan terhadap anak-anak yatim piatu dan kaum dhuafa itu diberikan  di empat kelurahan di Kota Cilegon antara lain,  Kelurahan Randakari, Kepuh, Tegal Ratu, dan Kelurahan Gunung Sugih, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis bertempat di Hotel Forbis (3/5).

Dalam sambutannya Ketua DPW APBMI Provinsi Banten, H. Alawi Mahmud, mengatakan, Alhamdulillah di asosisai perusahaan bongkar muat Indonesia kami sudah menyerap tenaga kerja sebanyak 120 karyawan.

Dalam kondisi pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sekarang ini, APBMI Banten tetap berjalan dan eksis seperti biasa. Kegiatan silaturahmi dan acara buka bersama serta santunan ini terselenggara atas kerjasama PT. Pelabuhan Tanjung Priok dan PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) Kota Cilegon.

Masih lanjut Alawi Mahmud, sedangkan untuk bantuan santunan uang sebesar Rp. 20 juta dan 1.000 paket Sembako itu kami serahkan secara simbolis melalui Camat Ciwandan, H. Agus Ariyadi, untuk diberikan kepada empat kelurahan yang ada di wilatah Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon.

Perwakilan PT. KBS Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Widi, mengatakan, pihaknya dari manajemen PT. KBS mengajak kerjasama dan bermitra bagi semua perusahaan lokal yang ada di Kota Cilegon, terutama yang bergerak di bidang bongkar muat barang yang dilaksanakan sekarang oleh APBMI dan KTKBM Pelabuhan Banten.

Ketua Umum APBMI, H. Muhammad Fuadi, mengatakan, kegiatan santunan dan acara buka puasa bersama ini tujuannya ialah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, dan untuk ke depannya kita salurkan Bansos di daerah Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Serang.

Ketua DPRD Kota Cilegon, Isro Mi’raj, mengungkapkan, untuk wilayah Kecamatan Ciwandan yakni Kelurahan Kepuh dan Tegal Ratu, sejatinya akan dijadikan sebagai wilayah industri. Sehingga nantinya akan banyak dikunjungi oleh investor asing. Sehingga otomatis akan banyak menyerap tenaga kerja. Apabila Undang-Undang Omnibus law sudah disahkan dalam aturan pasal-pasalnya.

Camat Ciwandan, Agus Ariyadi, menjelaskan, pihaknya mengucapkan banyak terima kasih kepada APBMI yang telah peduli untuk membantu masyarakat, terutama anak yatim-piatu dan kaum dhuafa yang ada dilingkungan pesisir Ciwandan, terutama di empat kelurahan yaitu, Kepuh, Randakari, Tegal Ratu dan Kelurahan Gunung Sugih.

Journalists : Babay Suiah.

Editor In Chief : Hairuzaman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *