GEDUNG DHD’45 BANTEN DIAWASI TIGA MANTAN JENDRAL

Serang, Harian Expose

Polemik antara DHD’45 Provinsi Banten dan Pemerintah Kota Serang, terkait dengan keinginan untuk merevitalisasi gedung bersejarah itu kini berbuntut panjang. Pasalnya, pihak DHD’45 Banten menolak secara keras keinginan Pemkot Serang untuk merevitalisasi dan menjadikannya sebagai Kantor Perpustakaan dan Arsip.

Walikota Serang, H. Syafrudin, dinilai sama sekali tidak mengerti tentang sejarah panjang dan cukup melelahkan perjuangan rakyat Banten dalam mengusir kaum penjajah. Bahkan, kala itu nyawa pun menjadi taruhannya. “Jadi, jangan membangunkan macan tidur. Sebab, kami sebagai anak dan cucu para pejuang akan melakukan perlawanan secara hukum,” tegas Ketua DHD’45 Banten, H. MAS Muis Muslich, SH, dengan nada berapi-api, ketika dikonfirmasi Harian Expose, baru-baru ini.

Buntut dari polemik berkepanjangan antara DHD’45 Banten dengan Pemkot Serang itu, akhirnya saat ini status Gedung Juang’45 Banten yang berlokasi di Jl. Ki Mas Jong Alun-Alun Kota Serang tersebut dalam status Pengawasan Dewan Harian Nasional (DHN’45) Pusat Jakarta.

Bahkan, saat ini pintu gerbang Gedung Juang’45 Banten itu telah diportal. Status Gedung Juang’45 sekarang ini tengah diawasi oleh tiga mantan Jendral, satu diantaranya adalah Jendral (Purn) Try Sutrisno, yang juga sebagai mantan Wakil Presiden RI pada era Pemerintahan Orde Baru. (Hr).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.