Tak Ada Listrik dan WC, Rumah Subur di Desa Ranca Gede Tak Layak Huni

Tangerang, Harianexpose.com

Rumah Pasangan Suami Istri (Pasutri) Subur dan Rodiah, warga Desa Ranca Gede, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, Banten, dinilai tak layak huni. Pasalnya, rumah Subur hanya berdinding bilik dan terbuat dari bambu. Celakanya, rumah Subur juga beralaskan bilik dan bangunannya pun tampak sudah rapuh lantaran dimakan usia.

Pasutri Subur dan Rodiah saat ini telah dikaruniai dua orang anak. Sementara, Subur hanya bekerja sebagai buruh serabutan. Tak ayal lagi, sehingga Subur pun nyaris merasa kesulitan untuk biaya kebutuhan hidup sehari-hari keluarganya.

Sejauh mata memandang diruangan rumah keluarga Subur, kondisinya tampak sangat memprihatinkan. Tak ada barang-baramg mewah dan berharga seperti rumah-rumah masyarakat pada umumnya. Hanya alas tikar yang menjadi teman akrab keluarga Subur. Mirisnya lagi, rumah Subur tak dilengkapi dengan listrik dan WC. Sehingga ketika membuang hajat harus dikebun.

Rumah yang dihuninya pun merupakan pemberian dari familynya. Sedangkan luas lahan rumahnya sekitar 499 meter persegi. Rumah Subur dikelilingi pagar bambu yang terbilang sangat sederhana.

Ketika Pemerintah menggulirkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakar yang terdampak wabah Covid-19, keluarga Subur hanya “gigit jari”. Sampai saat ini, ia tak pernah mendapatkan bantuan apa pun dari pemerintah, termasuk BLT maupun Program Keluarga Harapan (PKH). Padahal, Subur sangat mendambakan adanya bantuan pemerintah sekadar untuk meringankan beban hidup keluarganya yang serba kekurangan.

Menurut pengakuan Subur, ketika diwawancarai Harianexpose.com, dikediamannya, Kamis (22/10), sampai saat ini pihaknya belum pernah menerima program¬† bantuan apa pun dari pemerintah, termasuk BLT. Apalagi program “Bedah Rumah” yang saat ini tengah digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang

Karena itu, Subur dan keluarga sangat mengharapkan adanya bantuan pemerintah baik itu BLT, PKH, maupun program bedah rumah.

Subur berharap agar Camat Gunung Kaler, Saedaman, SH dan Kepala Desa Ranca Gede, H. Yani, merasa tergugah untuk membantu meringankan beban hidup keluarganya yang serba kekurangan. Sehingga ia segera mendapatkan bantuan program bedah rumah dari pemerintah dan BLT/PKH.

Laporan : H. Maswi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.