Oknum Kades Mekar Baru Tenggak Miras, Proyek Betonisasi Jalan “Amburadul”

0

Tangerang, Harianexpose,com

Kegiatan proyek jalan di Desa Mekar Baru, Kecamatan Mekar Baru,  Kabupaten Tangerang, Banten, diduga kuat amburadul. Hal itu lantaran oknum Kades Mekar Baru, Suh, disinyalir ugal-ugalan.

Pasalnya, ketika Harianexpose.com akan mengkonfirmasi terkait kegiatan proyek jalan yang ada di Kampung Cibareng,  Desa Mekar Baru, itu, oknum Kepala Desa Mekar Baru, Suh, justru kurang merespons.

Disinyalir akibat sikap oknum Kades Suh, yang suka minum-minuman keras (Miras-Red) , proyek betonisasi di Kampung Cibareng Desa, Mekar Baru Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang, menjadi amburradul.

Sejumlah Aktivis dari berbagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) memantau jalannya kegiatan proyek betonisasi di Kampung Cibareng, Desa Mekar Baru.  Anehnya, cara pengerjaan proyek betonisasi jalan itu diragukan tanpa acuan dan RAB. Bahkan, papan informasi saja tidak dipasang.

Kades Mekar Baru, Kecamatan Mekar Baru,  Suh, ketika ditemui dilokasi kegiatan galian/pengupasan mengatakan, sudah bang mandor kesini saja. “Ngukur-ngukur kayak arsitek aja. Minum nh kesini (Bir-Red). Tenang aja nggak sampe mabuk,” ucapnya.

Ketua LSM IM Law & Justice Provinsi Banten, Syariffudin,  mengungkapkan, sejatinya pihak Pemerintah Kecamatan Mekar Baru melalui Kasi Pemerintahan melakukan fungsi pengawasan semaksimal mungkin. Sehingga tidak terjadi penyimpangan dalam pengerjaan proyek yang nantinya dapat merugikan negara dan masyarakat.

“Jika hal tersebut sampai terjadi, Pemerintahan Kecamatan Mekar Baru  dan Pemerintahan Desa Mekar Baru  yang harus bertanggung jawab,” jelas Syarifuddin.

“Apalagi saat dikonfirmasi, Kades Sih, sedang dalam keadaan minum-minuman beralkohol. Hal itu merupakan contoh yang tidak baik. Pemerintah Kecamatan Mekar Baru harus segera bertindak sesuai kewenangannya. Sebab, hal itu bisa merusak citra sebagai seorang pemimpin,” mbuhnya. (Arp/Jmn).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *