Wirda Mansur : “Gue Nyesel Banget Dulu Gak Percaya Covid-19”

0
Jakarta. Harianexpose.com –
Pendakwah Ustadz Yusuf Mansur diketahui terinfeksi Covid-19 pada Kamis, 10 November 2020.Mengetahui positif, Yusuf Mansur langsung melakukan isolasi mandiri di rumahnya.Kabar tersebut dibagikan sendiri oleh Yusuf Mansur melalui Instagramnya @yusufmansurnew. Selain itu putri pertamanya, Wirda Mansur juga membenarkan kabar tersebut melalui Instagram story-nya @wirda_mansur.

Namun, tak berselang lama, pada Sabtu, 12 Desember 2020, kondisi Yusuf Mansur semakin memburuk sehingga harus dirujuk ke Rumah Sakit.

Kabar ini dibagikan oleh Gus Miftah, melalui salah satu postingan dalam bentuk rekaman video di akun Instagram @gusmiftah pada Sabtu 12 Desember.

Pada video itu, Yusuf Mansur tampak menuruni tangga perlahan dan tampak lemah.

Mengalami kondisi dimana orang terdekat terinfeksi Covid-19, Wirda Mansur ungkap pengakuan mengejutkan terkait Covid-19.

Wirda dengan jujur mengakui bahwa dirinya sempat tak percaya tentang adanya virus Covid-19 yang tengah melanda seluruh wilayah di dunia.

“Dulu tu gue mikir kayak, ah covid tu apa cuma flu biasa, ah itu media doang, ah lebay, ah gini ah gitu, gue sempet mikir kayak gitu,” ungkap Wirda di Instagram story @wirda_mansur Minggu, 13 Desember 2020 malam.

“Dan gue nyesel banget mikir kayak gitu, kenapa gue nyesel, karena gue jadi lalai,” sambungnya.

Wirda juga mengatakan, dirinya merasa lelah dengan aturan ketat untuk selalu memakai masker setiap saat selama pandemi.

Namun, mengetahui sang ayah terinfeksi Covid-19, Wirda menyatakan bahwa Covid-19 memang benar-benar ada. Wirda juga mengungkap penyesalannya karena sempat lalai.

Atas hal itu, Wirda kemudian mengingatkan kepada siapa pun untuk selalu menjaga kesehatan.

Tak lupa Wirda juga meminta do’a untuk kesembuhan ayahnya, Yusuf Mansur yang saat ini tengah dirawat di Rumah Sakit.

Wirda juga menyebut bahwa kondisi ayahnya saat ini juga terus membaik. (Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *