Muhadjir Efendy : “Jangan Hanya Fokus ke Covid-19, Tapi Abaikan Kesehatan Dasar”

0

Cilegon, Harianexpose.com –

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI, Prof. Dr. Muhadjir Efendy, mengatakan, kita jangan hanya fokus terhadap penanganan masalah wabah Corona Virus Disease (Covid-19) saja, akan tetapi mengabaikan kesehatan dasar lainnnya seperti, penyakit TBC, Aids/HIV dan yang lainnya. Karena semua itu angkanya saat ini mengalami kenaikan.

Hal itu dikatakan Kemenko PMK RI, Muhadjir Efendy, ketika melakukan kunjungan kerjanya ke Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Banten, Jum’at (12/3). Menurut ia, kita tidak boleh mengabaikan penyakit-penyakit dasar lainnya dan hanya fokus terhadap penanganan wabah Covid-19 saja.

Wakil Gubeenur Banten, Andika Hazrumy, ketika menghadiri kunjungan kerja Kemenko PMK RI, Muhadjir Efendy, di Cilegon, Jum’at (12/3). (Foto : Babay Suiah).

Muhadjir menjelaskan, kita harus menyeimbangkan kembali penanganan penyakit agar tidak hanya terkonsentrasi pada wabah Covid-19 saja. “Sebab, angka penyakit dasar lainnya seperti TBC, Aids/HIV saat ini mengalami kenaikan”, ucapnya

Menurut Muhadjir, untuk penanganan masaalah gizi di wikayah Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, berdasarkan laporan sudah cukup bagus. “Hal ini merupakan suatu contoh yang luar biasa dan bisa diterapkan di kelurahan lainnya”, harap Muhadjir.

Kunjungan kerja Kemenko PMK RI, Muhadjir Efendy, itu tampak hadir Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy, Walikota Cilegon Helldy Agustian dan Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta. Hadir pula untuk berdialog antara lain, Bidan dan Pemdamping Kelurahan, Kader Posyandu dan keluarga yang anaknya tengah mengalami stunting (kurang gizi kronis-Red) .

Untuk stunting, imbuh Muhadjir, nanti akan dialihkan pada tahun ini penanganannya menjadi tanggung jawab BKKBN. “Perpresnya sudah digodok. Stunting itu nantinya lebih fokus kepada penanganan pembangunan keluarga”, tuturnya.

Laporan : Babay Suiah. 

Editor In Chief : Hairuzaman. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *