Gaji dan THR Tak Dibayar, Karyawan Hotel Marbella Anyer Gelar Aksi Demo

Serang, Harianexpose.com –

Sedikitnya 80 karyawan Hotel Marbella Anyer, Kabupaten Serang, Banten, menggelar aksi demo menuntut hak gaji. Dimana selama bencana tsunami hanya dibayar 25 persen atau Rp.700 ribu per bulan. Selain itu, Tunjangan Hari Raya (THR) idul Fitri 1442 Hijriah juga tidak dibayar okeh pihak manajemen Hotel Marbella Anyer.

Aksi demonstrasi itu dihadiri oleh Komisaris Hotel Marbella Anyer, H Abas, Anggota DPRD Kabupaten Serang Rifki dan anggota Polres Kota Cilegon, pada Sabtu (29/5).

Menurut salah satu Koordinator demo karyawan Hotel Marbella Anyer, Romli, pihaknya menuntut upah minimum harus sesuai aturan Disnaker Kabupaten Serang. “Kami tidak terima upah minimum dibayar hanya 25 persen atau Rp. 700 ribu. Besaran gaji itu juga dibayar 25 persen tanpa musyawarah dengan karyawan Hotel Marbella Anyer.

Ketua DPC Serikat buruh Kabupaten Serang, Yon Sepryanto,  mengatakan, kami berharap kepada manajemen Hotel Marbella Anyer agar dapat mematuhi aturan Undang-undang ketenaga kerjaan yang di atur oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Serang.

Hak upah karyawan harus disesuaikan dengan upah minimum Kabupaten Serang. Kalau akan di PHK, maka harus ada pesangon dan ajak musyawarah karyawan Marbella Anyer guna membuat kesepakatan (MoU). Jangan karyawan dibuang begitu saja seperti sampah.

Yon menambahkan, apabila hasil demo ini dijanjikan Senin 1 Juni 2021, akan dilanjutkan dengan mediasi di Disnaker Kabupaten Serang dan akan diselesaikan menurut Komisaris Hotel Marbella Anyer H Abas dan tidak ada titik penyelesaian, maka kami akan mengerahkan demo besar-besaran di depan Hotel Marbella Anyer. “Kami akan mengadu ke DPRD Provinsi Banten dan DPR-RI,” katanya.

Journalists : Babay Suiah

Editor In Chief : Hairuzaman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *