Manusia Silver di Persimpangan Jalan

0

Oleh : HAIRUZAMAN.
(Editor In Chief Harianexpose.com)

SAAT ini keberadaan manusia silver bertebaran hampir di setiap persimpangan lampu merah yang ada di wilayah Kota Serang, Banten. Mereka sosok manusia silver sangat mudah dikenali lantaran nyaris sekujur tubuhnya di cat dengan warna silver. Tak ayal, sehingga nyaris semua mata para pengendara roda empat maupun roda dua tertuju kepadanya.

Biasanya, keberadaan manusia silver dilengkapi pula dengan kardus untuk meminta sejumlah uang kepada para pengemudi kendaraan yang melintas. Hampir di setiap lampu merah manusia silver mudah kita temui. Sebut saja seperti di lampu merah Kepandean, Sumur Bor, Sumur Pecung, Ciceri dan beberapa titik lainnya yang ada di wilayah Kota Serang

Mayoritas manusia silver itu berusia remaja. Tapi, ada pula yang masih anak-anak usia sekolah. Kadang mereka bertingkah laku aneh untuk memancing perhatian para pengemudi kendaraan di jalan raya. Misalnya berdiri layaknya seperti patung dan membisu seribu bahasa.

Setelah beberapa menit berdiri layaknya patung, lalu manusia silver itu pun menghampiri para pengemudi dengan harapan ada yang menyisihkan sedikit rezekinya. Setelah terkumpul sejumlah uang, sore harinya manusia silver itu pun pulang ke rumahnya dengan membawa sejumlah uang hasil aksinya di jalanan.

Di masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sekarang ini, jumlah pengangguran semakin melonjak. Hal itu akibat terdampak Covid-19 yang berkepanjangan. Akibat kehilangan mata pencaharian itulah yang memicu semakin merebaknya manusia silver hampir di setiap lampu merah yang ada di Kota Serang

Celakanya. Satpol PP Pemerintah Kota Serang, seolah tutup mata terhadap keberadaan manusia silver yang jumlahnya semakin memprihatinkan tersebut. Sejauh ini tidak ada pembinaan yang dilakukan oleh Pemkot Serang, terutama bagi masyarakat yang kehilangan pekerjaan akibat dampak wabah Covid-19.

Tentu saja masyarakat berharap kepada Pemkot Serang, untuk segera mengambil langkah-langkah yang positif diantaranya dengan melakukan pembinaan terhadap keberadaan manusia silver itu. Jangan sampai keberadaan mereka dapat mengganggu ketertiban umum.

Pemkot Serang sejatinya diharapkan hadir dengan melakukan pendekatan secara persuasif. Sehingga sosok manusia silver itu tidak melakukan aktivitasnya di jalanan yang bisa mengganggu kenyamanan para pengguna jalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *