Melestarikan Kearifan Budaya Lokal Cirebon Melalui Tradisi “Grebeg Syawal”

0

Cirebon, Harianexpose.com –

Pasca sebulan penuh menjalankan ibadah shaum (puasa) ramadhan dan satu minggu setelah lebaran Idhul Ftri 1443 Hijriah/2022 Masehi, acara adat tradisi “Grebeg Syawal” yang digelar di Keraton Astana Gunung Jati Cirebon, pada Senin (8/5/2022) berjalan kondusif dan lancar. Acara tersebut sarat dengan kemaslahatan.

Hal itu dikatakan Kuwu Astana Gunung jati Kecamatan Astana Gunung jati, Kabuoaten Cirebon, Efi Saefulloh, ketika dikonfirmasi Harianexpose.com, di kediamannya, belum lama ini. Menurut ia, Grebeg Syawal merupakan kegiatan tahunan, setelah menjalankan ibadah puasa ramadhan selama satu bulan penuh.

“Satu ninggu setelah Idhul Fitri, yang kerap oleh masyarakat Cirebon, di kenal dengan nama Grebeg Syawal dan Raya Kupat yang dilaksanakan oleh keluarga besar Kesultanan Kanoman dan Keraton Kanoman. Acara itu langsung dipimpin oleh Pangeran Patih Raja Mohammad Qodiran dan seluruh Abdi Dalem Kesultanan Kanoman berjalan lancar dan penuh khidmah.

Tambah Kuwu Astana Gunung Jati, Efi Saefullaoh, selaku Pemdes mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran keamanan. Baik dari pihak Polsek Gunung Jati maupun Polresta Cirebon. Bahkan seluruh elemen masyarakat dan perangkat desa.yang telah membantu atas sukses dan terselenggaranya ,tradisi Grebeg Syawal dan Raya Kupat. “Kami berharap jadikan momentum ini sebagai ajang sillaturahmi dan semoga berjalan lancar hingga di penghujung acara,” terangnya.

Bahkan hampir seluruh umat muslim di luar kota Cirebon se-wilayah Jawa Barat, hadir dan mengikuti acara tersebut. Intinya mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT, setelah ibadah puasa ramadhan dan dilanjutkan do’a serta ziarah ke makam Syekh Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Jati). atau ke para Dzurriyyat (keturunannya). Seraya meminta agar diberikan kekuatan iman Islam dan diberikan karomah dari para Aulia (Waliyullah).

Masyarakat Cirebon dan umumnya umat Islam, menyaksikan acara Grebeg Syawal tersebut yang di lpimpin oleh Pangeran Patih Raja Mohammad Qodiron bersama keluarga besar Abdi Dalem Kesultanan Keraton Kanoman, yang hadir di lokasi makam keramat Astana Gunung Jati pukul 07.00 WIB pagi ,disambut oleh seluruh para Abdi Dalem Astana Gunung Jati (Elang).dan sejumlah pengurus Panca Tuju dan panca sanga , ,langsung menuju Pintu Utama Bangsal Pasujudan melaksanakan do’a bersama (ziarah). Kemudian keluar menuju Bangsal Pesanggrahan dan dilanjutkan istirahat serta makan bersama.

Di sampaikan Patih Raja Muhammad Qodiron, ketika dikonfirmasi Harianexpose.com, usai kegiatan halal bihalal pada Sabtu (5/5/2022) ,di Keraton Kanoman bahwa kegiatan halal bihalal dilaksanakan setiap tahun. Kendati dua tahun silam marak pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) tapi tetap dilaksanakan sesuai arahan pemerintah dengan menerapkan protokol
kesehatan (Prokes).

Menyinggung acara tradisi Grebeg Syawal, merupakan adat tradisi terutama keluarga besar Keraton Kanoman dan umumnya masyarakat Cirebon.

Terkait tradisi Grebeg Syawal yang dilaksanakan 8 Mei 2022 (satu minggu setelah Idhul Fitri), para sesepuh Kesultanan Kanoman, para Patih dan Kerabat, melakukan ziarah ke makam Syekh Syarif Hidayatullah (Astana Gunung Jati) dan para Dzurriyyat (keturunannya) Panembahan,

Ia berharap mudah- mudahan acara tersebut jangan sampai berhenti (fakum) dan momen seperti ini tetap kita eratkan ukhuwah Islamiyahnya. Hal itu sesuai pesan Kanjeng Gusti Sultan Raja Emirudin dan Patih Raja Mohammad Qodiron. Acara haall bihalal ini terus berlanjut hingga akhiruz zaman.

Reportase : A. Abdurrochim S

Editor In Chief : Hairuzaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *