Hingga Kini Belum Berfungsi, Gedung Pustu Desa Ranca Sanggal Berdiri di Lahan Sengketa

0

Serang. Harianexpose.com

Beberapa kalangan masyarakat Kampung Pabuaran RT.005 RW.04.Desa Ranca Sanggal, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten, mempertanyakan Gedung Pusat Pelayanan Kesehatan Masyarakat (Pustu) Desa Ranca Sanggal hibgga saat ini belum juga difungsikan untuk pelayanan kesehatan masyarakat.

Salah satu Tokoh Masyarakat Desa Ranca Sanggal, Ahyar (60), ketika dikonfirmasi Harianexpose.com, menuturkan, belum difungsikannya gedung Pustu di atas lahan seluas 150 m² itu merupakan milik H. Sarnata. Pasalnya, Gedung Pustu tersebut sampai detik ini Minggu (19/6/22). belum juga dibayar oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, denga harga Rp 35 juta.

Sementara itu, H. Sarnata yang ditemui Awak Media Harianexpose.com, dikediamannya, pada Minggu (19/6), menjelaskan, secara kronologis pada waktu tahun 2015 silam,.saya merasa ditipu dan dibohongi oleh oknum Aparat Desa Ranca Sanggal dan oknum Pegawai Puskesmas Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang.

Menurur Sarnata, dalam pembicaraan awal tanah milik saya seluas 150 m² itu akan diberikan ganti rugi sebesar Rp.35 juta. Tapi kenyataannya setelah Gedung Pustu selesai dibangun pada tahun 2015 silam, justru yang terjadi tanah saya seluas 150 m² dibuatkan Surat Pernyataan Hibah. Dimana tertulis bahwa H. Sarnata menghibahkan sebidang tanah seluas 150 m².

Karena merasa ditipu dan dibohongi oleh Aparat Pemerintah setempat, akhirnya H.Sarnata bersama keluarga besarnya melarang Gedung Pustu tersebut untuk dipergunakan sebagai  tempat pelayanan kesehatan masyarakan Desa Ranca Sanggal.

Sementara itu. Kepala Puskesmas Kecamatan Cinangka, yang sempat dihubungi oleh Harianexpose.com, Opo, mengatakan, pihaknya mempersilahkan kepada masyarakat Desa Ranca Sanggal agar Gedung Pustu tersebut digunakan untuk kepentingan umum dan sosial.

Tidak hanya itu, beberapa masyarakat Desa Ranca Sanggal, mengharapkan Gedung Pustu tersebut agar segera bisa difungsikan. Pasalnya, Desa Ranca Sanggal merupakan desa yang berbatasan dengan wilayah Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten.

Ahyar menambahkan, apabila ada masyarakat yang memerlukan rujukan atau berobat harus pergi ke Puskesmas Karang Bolong, yang jarak tempuhnya cukup jauh yakni kurang lebih 10 km.

Cepat atau lambat sebaiknya Aparat Penegak Hukum (APH) maupun Muspika Kecamatan Cinangka, harus pro aktif menyikapi persoalan ini. Karena Pemerintah Kabupaten Serang telah mengucurkan dana yang cukup besar hanya untuk membangun Gedung Pustu tersebut yang pada akhirnya mubadzir.

Reportase : Sudana Sukanta.

Editor In Chief : Hairuzaman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *