Jenderal TNI Dudung, Bapak Asuh Anak Stunting, Danrem 064/MY Saksikan dari Banten

0

SERANG, Harianexpose.com

Serangkaian Peringatan Hari Keluarga Nasional ke – 29 Tahun 2022 oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI dengan tema “Ayo cegah Stunting agar keluarga bebas stunting menuju Indonesia Emas 2045” di Kota Sleman, Yogyakarta, dengan Pengukuhan Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Dudung Abdurachman, sebagai duta Bapak Asuh Stunting Indonesia.

Kegiatan ini disaksikan secara virtual oleh Danrem 064/MY, Brigjen TNI Yunianto di dampingi Karo SDM BKKBN Pusat, Viktor H Siburian, Plt Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten, Dr. Dadi Ahmad Roswandi serta dihadiri oleh Kasiter Korem 064/MY, Dandim 0602/Serang, Kasdim 0602/Serang, Danramil 0602 – 02 Kasemen serta undangan lainnya di Kampung Kenari, Desa Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. pada Rabu (29/06/2022)m

Dalam sambutannya Kepala Staf TNI Angkaran Darat (Kasad), Jenderal TNI Dudung Abdurachman, mengatakan, pihaknya memerintahkan seluruh personel atau anggota TNI di seluruh Indonesia peduli untuk menurunkan angka Stunting.

“Saya perintahkan seluruh jajaran TNI di daerah hingga Babinsa di wilayah teritorialnya masing-masing agar peduli menurunkan stunting,” tegasnya

Salah satu strategi menurunkan prevelensi Stunting, Kasad meminta personel TNI dapat memanfaatkan lahan tidur untuk ditanami tanaman yang bisa menghasilkan.

“Hasil dari tanaman tersebut bisa diberikan kepada anak yang mengalami Stunting atau gizi buruk maupun ibu hamil,” ucapnya

Terlebih, katanya lagi, berbagai program yang dicanangkan pemerintah pun akan selalu disambut baik oleh TNI Angkatan Darat.

“Jadi di dalam 7 perintah harian Kasad. TNI Angkatan Darat dimana pun kalian berada dan bertugas kalian harus tanggap sekecil apapun yang menjadi kesulitan rakyat dan kalian harus menjadi solusi,” kata Kasad.

Sementara itu Danrem 064/MY, Brigjen TNI Yunianto menyampaikan mengacu perintah Kasad, Korem 064/MY akan memberikan edukasi yang baik mengenai Stunting ini, termasuk juga pendampingan Bapak Asuh agar kedepannya bisa meningkatkan cara hidup yang sehat bagi masyarakat khususnya yang Stunting

“Ke depan kita akan lakukan pendataan, saya sudah perintahkan seluruh jajaran untuk mendata dari tingkat bawah yaitu Desa, Kecamatan sampai dengan Provinsi sehingga di dapat jumlah sebenarnya yang terkena Stunting,” kilahnya.

Menurit Danrem, rata rata sekitar 24,5 persen angka Stunting di wilayah teritorial Korem 064/MY yang tertinggi Kabupaten Pandeglang

“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama, mari kita sama-sama melaksanakan program program apa saja demi peningkatan kesejahteraan di wilayah Banten ,” tambah Danrem.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *