Nur Ndu Ufi : “Saya Segera Gunakan Kewenangan BKD PAW Olifbert Manafe”

0

Reportase : Dance Henukh – Editor In Chief : Hairuzaman.

Rote Ndao, Harianexpose.com

Sejumlah masyarakat di Kabupaten Rote Ndao mengangap DPRD Kabupaten Rote Ndao, khususnya Badan Kehormatan Dewan (BKD) Kabupaten Rote Ndao bermain mata.

Bagaimana tidak Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao, Olafberd Arians Manafe alias Papi Manafe, kendati tersandung kasus dan mendapatkan surat dari Partai Nasdem, akan tetapi masih tetap bertugas.

Menanggapi pernyataan miris masyarakat menurut Ketua BKD DPRD Rote Ndao, bahwa nasib anggota DPRD tersebut ditentukan pekan ini, pada Sabtu (23/7/2022)

Penegasan ini disampaikan Ketua BKD DPRD Kabupaten Rote Ndao, Nur Yusak Ndu Ufi,SE , ketika dikonfirmasi awak media ini, pada Senin (18/7/2022).

Menurut Ndu Ufi, terkait proses pelanggaran Kode Etik yang dilakukan oleh Olafberd Arians Manafe alias Papi Manafe, dari pihak lembaga DPRD BKD Kabupaten Rote Ndao sudah meminta pihak Sekretaris Dewan (Sekwan) Benyamin Koamesah, untuk segera memprosesnya.

“Saya telah komunikasikan dengan Sekwan untuk mengelurkan surat panggilan kepada saudara Papi Manafe untuk diperiksa oleh BKD DPRD Kabupaten Rote Ndao. Namun sayang sekali, pihak Sekwan yang dipimpin oleh Benyamin Koamesah itu, tidak mengindahkan permintaan Ketua BKD DPRD. Dengan demikian, saya akan bertindak tegas sesuai mekanisme di DPRD,” jelasnya.

Penegasan itu akan saya buktikan saat kami pulang menjalankan tugas DPRD di Luar Kabupaten Rote Ndao.

“Tanggal 22 Juli 2022, saya pulang tugas, maka saya dan teman-teman BKD menggunakan kewenangan penuh sesuai mekanisme di BKD. Kami panggil yang bersangkutan yaitu Papi Manafe, untuk proses non aktif dari jabatanya, Karena selama ini sudah banyak pelanggaran, yakni kasus asusila yang telah memiliki inkrah dari Pengadilan Negeri Kupang beberapa waktu lalu.

Dikatakan Anggota DPRD asal Partai Demokrat itu, PAW tersebut sesuai dengan Surat Dewan Pimpinan Wilayah Nusa Tenggara Timur Partai NasDem dengan Nomor Surat : 023/SI.1/ DPW – NasDem-NTT/III/2020. Dengan perihal proses PAW Olafberd Arians Manafe yang ditunjukkan kepada Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Rote Ndao.

Namun, kata dia, terkesan ada pembiaran dari Sekertaris Dewan untuk menghambat penerbitan surat panggilan untuk diperiksa dan memproses PAW.

Untuk diketahui, sebelumnya diberitakan media ini, bahwa dalam isi surat yang ditandatangani oleh Ketua DPW Partai Nasdem NTT Raymundus Sau Fernandez, dan Sekretaris Alexander Take Ofong, dengan tembusan ke DPP Partai NasDem berdasarkan surat tembusan dari DPRD Kabupaten Rote Ndao tertanggal 20 Januari tahun 2020, yang dilampirkan dengan surat rekomendasi Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Rote Ndao tanggal 23 Desember 2019 terkait PAW Olafberd Arians Manafe.

Menjadi atensi publik, Pengganti Olafberd Arians Manafe akan digantikan dengan Caleg urutan berikutnya di daerah Pemilihan dua (Dapil 2) Kabupaten Rote Ndao. Sesuai mekanisme aturan yang ada di KPU.
Sekedar mengingatkan, Olafberd Arians Manafe tersandung kasus asusila yang telah sah berkekuatan hukum tetap dari Pengadilan Negeri 1 A Kupang, sejak tanggal 2 Agustus tahun 2019 melalui nomor putusan nomor 89/PID/2019/PT KPG.

Bukan itu saja, sejumlah kasus piutang dengan pihak ketiga dan masyarakat menjadi preseden buruk di lembaga terhormat DPRD.

Namun hingga kini, memasuki pertengahan tahun 2022  belum juga dilakukan eksekusi oleh lembaga DPRD Kabupaten Rote Ndao,. Tak pelak, sehingga yang bersangkutan masih mendapatkan haknya sebagai Anggota DPRD berupa gaji. Padahal anggota DPRD harus dinonaktifkan berdasarkan putusan Pengadilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *