Warga Desa Tambiluk Mengeluh, PT. KMS Belum Bayar Ganti Rugi Lahan Peternakan

0

Reportase : Tata Yongky – Editor In Chief : Hairuzaman.

SERANG, Harianexpose.com

Pertenakan ayam milik PT. Kerta Mulya Sejahtera dengan luas 6.7 hektare yang berlokasi di Kampung Pabuaran, Desa Tambiluk, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Banten, pelaksanaan pembebasan lahannya ternyata menuai masalah. Pasalnya, sejak tahun 1994 ganti rugi lahan peternakan tersebut belum tuntas.

Pasalnya, ganti rugi pembebasan lahan oleh PT. KMS itu dinilai mengecewakan masyarakat pemilik tanah. Sebab, sampai sekarang proses pembayaran ganti rugi lahan peternakan belum tuntas diselesaikan oleh pihak PT. KMS.

Kepala Desa Tambiluk, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Engkos. (Foto : Tata Yongky).

Salah seorang pemilik tanah, Lilis Yulianti Wangsal, kepada awak media, pada Senin (8/8/2022), menuturkan, pihaknya merasa kecewa lantaran sampai saat ini belum ada kejelasan dari pihak PT. KMS terkait masalah tanah yang hingga kini belum dibayar.

Salah satu pemilik tanah, Lilis Yulianti Wangsal. (Foto : Tata Yongky).

Menurut Lilis, tercatat terdapat sekitar 3 hektare lagi.yang belum dibayar ole piha PT. KMS. Lahan seluas 3 hekatre tersebut merupakan milik 9 orang antara lain, Madi, Surya, Ayot, Masud, Adul, Marsinah, Saman, Wangsal dan Majunus.. Ini data pemilik tanah yang belum dibayar.

“Kalau ternyata tidak ada kejelasan ganti rugi tanah tersebut, maka saya akan gunakan untuk bercocok tanam. Kendati tanah saya itu sudah di pagar oleh perusahaan petenakan tersebut,” tandasnya.

Sementara itu, salah seorang karyawan peternakan PT. KMS, Habudi, memjelaskan, masalah ini bukan urusan saya, tapi itu urusan pihak kantor pusat. “Saya hanya menjalankan tugas pengawasan produksi dan karyawan,” kilahnya.

Kepala Desa Tambiluk, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Engkos, menambahkan, masyarakat pemilik tanah mengeluh terkait masalah pembayaran tanah yang belum dibayar sampai saat ini..

Menurut Engkos, adapun untuk data-data pemilik tanah sudah ada. Karena pada saat pelaksanaan pembebasan tanah, saya belum menjabat kepala desa. “Semoga pihak peternakan PT. KMS segera merespons keluhan masyarakat pemilik tanah tersebut,” bebernya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *