Wakil Bupati Lebak Kukuhkan Seluruh Muspika Jadi BAAS

0

Reportase : Ahmadin – Editor In Chief : Hairuzaman.

LEBAK, Harianexpose.com

Wakil Bupati Lebak, H. Ade Sumardi, SE mengukuhkan seluruh Danramil dan Kapolsek Kabupaten Lebak serta seluruh Camat di Kabupaten Lebak menjadi Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) pada kegiatan Rekonsialiasi Pecepatan Penurunan Stunting Kabupaten Lebak di Aula Multatuli Setda Lebak. Selain Bapak Asuh Anak Stunting, Wakil Bupati Lebak sekaligus Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Lebak ini juga mengukuhkan Ketua TP. PKK Kabupaten Lebak, Ani Sumardi sebagai Bunda Asuh Anak Stunting.

Hadir pada kesempatan tersebut Forkompinda Kab Lebak, Muspika Kab Lebak, Kepala OPD Se kab Lebak, Ketua Baznas Kabupaten Lebak, Ketua IPeKB Provinsi Banten, sertaTim Percepatan Penurunan Stunting (TTPS) dan Koordinatot Satgas Provinsi Banten, pada Kamus (15/9).

Kegiatan rekonsiliasi stunting ini dilaksanakandalam membangun komitmen antar pemangku kebijakan di tingkat Kabupaten Lebak meliputi Tim Percepatan Penurunan Stunting ( TPPS) Kabupaten Lebak, Satuan tugas (Satgas) Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Banten serta menyeleraskan program konvergensi antar Dinas Kabupaten Lebak.

Ade Sumardi selaku Ketua TPPS Kabupaten Lebak mengatakan, persoalan stunting merupakan persoalan besar apabila tidak segera ditangani akan menjadi beban negara.

“Penanganannya dilakukan dari hulu sampai dengan hilir. Artinya pencegahan stunting dilakukan mulai dari calon pengantin sampai dengan bayi berusia 2 tahun. Tentunya ada keterlibatan dari lintas sektor untuk sama-sama mengawal percepatan penurunan stunting sampai dengan14%.

Pada kesempatan tersebut, Ade juga mengajak peserta lainnya agar siap dan mau menjadi Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting. Hal ini dilakukannya sebagai bentuk komitmen Kabupaten Lebak terhadap percepatan penurunan Stunting di Kabupaten Lebak.

Lebih lanjut, Ade menguraikan,  pihaknya telah berinovasi membuat Jum’at ” Serius” (Seribu untuk Stunting) yakni gerakan peduli anak stunting dengan menyisihkan uang Rp 1.000  Setelahnm dana yang terkumpul akan disalurkan melalui Baznas Kabupaten Lebak untuk memenuhi kebutuhan makanan bergizi bagi keluarga beresiko stunting.

Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten, Dr. Dadi Ahmad Roswandi, M.Si mengapresiasi atas dikukuhkannya seluruh Danramil se-Kabupaten Lebak, Kapolsek se-Kab. Lebak dan seluruh Camat di Kabupaten menjadi Bapak Asuh Anak Stunting dan Ketua TP. PKK Kabupaten Lebak sebagai Bunda Asuh Anak Stunting dan Gerakan Jumat “Serius” sebagai Inovasi Kabupaten Lebak untuk menekan jumlah anak stunting di Kabupaten Lebak.

Lebih lanjut Dadi menjelaskan, program Bapak Asuh Anak Stunting merupakan salah satu program BKKBN guna meningkatkan gizi melalui pemberian makanan bergizi kepada Keluarga resiko stunting.

Dadi juga menyebutkan bahwa BAAS ini merupakan bentuk kepedulian sosial dan role model yang dapat dicontoh oleh para birokrat, pengusaha, tokoh masyarakat dan berbagai kalangan sebagai salah satu upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Lebak.

Dadi berharap masyarakat ikut tergerak untuk menyisihkan sebagian rezekinya untuk dapat bergabung menjadi Bapak/Bunda Asuh Stunting. Dana tersebut nantinya akan disalurkan melalui Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) untuk menyediakan makanan sehat bergizi kepada keluarga resiko stunting.

Dadi juga terus mendorong Kabupaten/Kota lainnya agar mampu menciptakan inovasi bermuatan local seperti yang dilakukan oleh Kabupaten Lebak “Jumat Serius” sebagai salah satu upaya dalam percepatan penurunan stunting di wilayahnya masing-masing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *