Prosesi Panjang Maulid Nabi Muhammad SAW di Kelurahan Mesjid Priyayi Semarak

0

Reportase : A. Abdurrochim S. / Yani Sumiati – Editor In Chief : Hairuzaman.

Kota Serang, Harianexpose.com.

Prosesi Panjang dalam rangka menoperigati Maulid Nabi Muhammad SAW,, yang digelar oleh masyarakat Lingkungan Warung Kiara
RW.05/RT 01 Kelurahan Mesjid Priyayi, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, ramoak begitu semarak, pada Senin (3/10)2022

Masyarakat Lingkungan Warung Kiara, Kelurahan Mesjid Priyayi, melakukan arak-arakan tradiisi Panjang Mulud yang dihiasi berbagai pernak-pernik guna memperingati kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW Tahun 1444 Hijriyah, bertempat di Musholla Al-Hidayah Lingkungan Warung Kiara, pada Senin (3/10/2022).

Pada acara tersebut dihadiri, tokoh masyarakat (Tomas) tokoh agama (Toga), dan seluruh undangan termasuk para santri dan masyarakat umum, Acara  sakral yang di gekar di Musholla Al-Hidayah itu berjalan dengan lancar dan sukses.

Sementara itiu, berdasarkan pantauan Tim Harianexpose.com, di Lingkungan Warung, Kiara, Kelurahan Mesjid Priyayi, Senin (3/10)2022), menyebutkan, masyarakat dan seluruh undangan sebelumt memasuki Musholla, “Mereka tampak bersabar dengan antrian yang panjang, Pasalnya, masing-masing akan menerima sembako yang telah disiapkan panitia usai acara pokok yaitux pembacaan Barjanji,” ungkap Ketua DKM Musholla Al-Hidayah, Khotib.

Menurut Ketua RT.05 Lingkungan Warung Kiara, Kelurahan Mesjid Priyayi, Hayubi, Peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW pada tahun ini tampak sangat meriah dan penuh berkah. Semoga hal ini semuanya menjadi ladang ibadah bagi umat muslim, terutama masyarakat Lingkungan Warung Kiara

Bahkan, imbuh dia lagi vkendati masyarakat Lingkungan Warung Kiara pasca di dera pandemi Covid-19 dan adanya kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM), namun tidak mengurangi semangat dan antusiasme mereka. Semoga ke depannya lebih meriah lagi. Sehingga seluruh tamu yang datang bisa mendapatkan panjang maulid.

Hal yang senada dikatakan salah seorang tokoh masyarakat Lingkungan Warung Kiara, Muhammad Rofiuddin, Menurut ia, kegiatan bernuansa religi yakni Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun1444 Hijriyah, sudah menjadi traidisi rutin masyarakat setiap tahunnya

Setiap memasuki hari ke-7 bulan Robiul Awwal, yang kerap disebut bulan Maulid, masyarakat Lingkungan Warung Kiara, menggelar acara Peringatan Maulid Nabi Muhamnad SAW. Tradisi tersebut sudah berjalan sejak dulu.

“Selain itu, bulan Maulid merupakan Rohmatan lillalamiin. Dengan adanya bumi dan langit serta isinya berkah akhirnya Baginda Nabi Muhammad SAW, Sehingga bagi umatnya harus memuliakan dan membesarkannya  melalui acara tersebut. Tentunya dengan memperbanyak membaca Sholawat dan Marhaban dan Albarjanji,” bebernya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *