Ribut-Ribut Soal Siaran TV Digital

0

Oleh : HAIRUZAMAN.

(Penulis Buku, Praktisi Pers dan Wakil Pemimpin Redaksi Tabloid VISUAL Jakarta).

Transisi TV analog ke TV digital saat ini tengah menjadi perbincangan hangat di tengah-tengah masyarakat. Ternyata, transisi tersebut menuai berbagai permasalahan. Pasalnya, selain transisi ke TV digital itu dinilai merugikan pihak pengusaha stasiun televisi, juga membuat sebagian besar masyarakat tidak bisa menonton siaran televisi lantaran belum mempunyai set top box.

Celakanya, di pasaran saat ini harga set top box menjadi melambung tinggi. Kendati harganya melambung tinggi, masyarakat merasa kesulitan untuk mendapatkan barang tersebut lantaran set top box secara tiba-tiba menjadi barang yang langka di pasaran. Akibatnya, masyarakat pun menjadi mengeluh. Sebab, masyarakat tak bisa lagi untuk menyaksikan dan menonton berbagai informasi maupun hiburan seperti biasanya. Sehingga kebijakan pemerintah dengan mengganti TV analog ke digital itu sangat merugikan masyarakat, terutama para pemirsa televisi.

Alih-alih, pemerintah kembali mengambil kebijakan baru lagi yang dinilai sama sekali tak populis yakni dengan membagikan set top box secara gratis kepada masyarakat. Dengan adanya pembagian set top box gratis itu ternyata realitas di tengah-tengah masyarakat semakin membuat gaduh suasana. Sebab, hanya sebagian kecil saja masyarakat yang mendapatkan set top box secara gratis itu. Padahal barang tersebut saat ini sulit untuk dibeli di pasaran lantaran selain harganya terbilang mahal, juga semakin langka.

Bagi sebagian kecil masyarakat yang mendapatkan pembagian set top box secara gratis, ternyata ada pula yang belum bisa menyaksikan siaran TV digital seperti yang diharapkan. Hal itu lantaran type set top box yang diberikan oleh pemerintah itu tidak sesuai dengan pesawat TV yang dipakai. Akhirnya, set top box dari pemerintah tersebut pun menjadi mubadzir.

Disisi lain, transisi ke TV digital itu juga dinilai merugikan para pengusaha stasiun TV. Karena dengan dimatikannya siaran TV analog membawa dampak buruk terhadap keberlangsungan usahanya. Sehingga MNC Group saat ini tengah nelakukan gugatan kepada pemerintah ke pengadilan terkait kebijakan yang sangat merugikan para pengusaha stasiun TV tetsebut.

Di era teknologi dan informasi sekarang ini, ternyata saat ini Indonesia mengalami sebuah kemunduran dengan menyumbat saluran komunikasi dan informasi melalui stasiun TV. Padahal, stasiun TV bagi masyarakat selama ini merupakan suatu kebutuhan mendasar sebagai salah satu sarana informasi yang sangat efektif dan efesien.

Namun, dengan tersumbatnya saluran informasi melalui saluran TV itu kini masyarakat merasa kesulitan untuk memperoleh informasi penting dari berbagai belahan dunia yang selama ini begitu dekat. Sehingga upaya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa yang dilakukan oleh pemerintah bakal mengalami sebuah kemunduran. Sebaliknya, pemerintah pun nantinya akan mengalami kesulitan untuk menyampaikan message (pesan) pembangunan terhadap masyarakat.

Hal ini menjadi salah satu problematika yang saat ini terjadi di tengah-tengah masyarakat. Sejatinya bisnis set top box itu jangan sampai merugikan masyarakat. Mengejar rente dengan mengumpulkan pundi-pundi rupiah di atas penderitaan masyarakat dinilai sangat tidak bijak. Apalagi perekonomian masyarakat sekarang ini masih terpuruk akibat di dera pandemi Covid-19 yang berkepanjangan dan adanya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). **

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *