Politik Identitas, Pluralisme dan Demokrasi

0

Oleh : HAIRUZAMAN

(Penulis Buku dan Praktisi Pers)

Judul : Politik identitas di Indonesia/ Laode : Machdani Afala, S.IP, M.A
Edisi : Cetakan pertama, Januari 2018
Penerbitan : Malang UB Press, 2018
Deskripsi Fisik : xv, 166 halaman; 24 cm

Situasi dan perkembangan politik di tanah air saat ini memang dinilai tidak cukup menggembirakan. Pasalnya, politik identitas masih menjadi “dagangan” politik para politikus yang dinilai cukup ampuh dalam mempengaruhi rakyat.

Diketahui, identitas politik juga seolah menjadi “kubangan” politik yang sulit untuk dilepas oleh para politisi. Kendati politik identitas pada ghalibnya nerupakan sebuah ancaman bagi kehidupan demokrssi dan pluralisme di tanah air. Fenomena lebih dominannya politik identitas menjadi persoaan pelik yang harus dicari solusinya. Sehingga kehidupan demookrssi di Indonesia mengalami kemajuan.

Sebab, stigma negatif politik identitas itu bukanlah suatu iklim dalam kehidupan demokrasi yang pluralisme. Praktik politik identitas sejatinya tidak lagi diahao sebagai srlenjata yang ampuh dalam kehidupan berpolitik di negara demkrasi ini

Politik identitas adalah istilah yang tentu tak asing lagi bagi para pengkaji politik. Fenomena politik identitas ini bahkan telah menjadi “narasi besar” yang mempresentasikan hampir semua praktik politik dewasa ini. Meski demokrasi telah menjadi sistem dominan bagi banyak negara di dunia, tak terkecuali Indonesia, Namun fenomena politik identitas ini masih saja mewarnai berbagai praktik politik di negara-negara tersebut.

Dalam pandangan umum, perkembangan politik identitas ini dianggap sebagai sebuah ancaman bagi kelangsungan tatanan politik yang demokratis sekaligus ancaman bagi pluralisme. Namun, sebaliknya, bagi para pengkaji aksi sosial, politik identitas justru merefleksikan sebuah bentuk perjuangan politik.

Buku ini merupakan potret sekaligus refleksi dari kondisi politik kontemporer dewasa ini. Pada setiap bab-nya, buku ini menyajikan sejumlah topik yang saling terpaut kuat satu sama lain dengan perkembangan politik identitas, di antaranya adalah multikulturalisme, kewarganegaraan, konflik, ethonasionalisme, dan pluralisme.

Buku ini diharapkan bisa memberikan sumbangsih dan memperkaya khazanah pemikiran para pembaca terutama dalam merespons perkembangan politik paska reformasi Indonesia. **

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *