Lurah Kasunyatan Hadiri TMMD Kodim 0602/Serang di Kelurahan Masjid Priyayi

0

Reportase : Ahmadin.                            Editor In Chief :  Hairuzaman.            Deputy Chief Editor : Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal.

KOTA SERANGHarianexpose.com |

Lurah Kasunyatan. Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Neneng Titin Kurnia, S.Pd, M.Si, menghadiri acara pembukaan TNI Membangun Desa (TMMD) Imbangan Kodim 0602/Serang, di Kelurahan. Masjid Priyayi, Kecamatan Kasemen,  pada Rabu (24/5/2023).

Tampak hadir dalam acara itu antara lain, Walikota Serang, Dr. H. Syafrudin, S.Sos, M Si, Dandim 0602/Serang,
Kolonel Arm Fajar Catur Prasetyo, SE, Anggota DPRD Fraksi PKB, H. Fatihudin SE, Camat Kasemen, Drs. Kristiyanto, M.Si, para Lurah Se-Kecamatan Kasemen, Tokoh Ulama, Tokoh Masyarakat dan undangan lainnya

Dalam sambutannya, Walikota Serang, Syafrudin, mengatakan, jalan sepanjang 1 km dengan lebar 3 meter itu akan dibangun oleh TMMD Imbangan Kodm 0602/Serang, bersinergi dengan Pemerintah Kota Serang.

“Tolong kalau jalannya sudah bagus, nanti harus dipelihara. Saya minta juga tidak ada sampah berserakan di pinggir-pinggir jalan. Karena saya masih temukan sampah dipinggir jalan. Ini tugas para Lurah,” tandasnya.

Sementara itu, Dandim 0602/Serang, Kolonel Arm Fajar Catur Prasetyo, SE, mengungkapkan. waktu masih kecil, orang tua saya dulu pernah bilang bahwa saya nanti akan ke Banten. Ternyata hal itu menjadi kenyataan. Sekarang saya ditugaskan sebagai Dandim 0602/Serang.

Kolonel Arm Fajar Catur Prasetyo menambahkan, kalau masyarakat Kelurahan Masjid Priyayi membutuhkan keramik, semen dan yang lainnya silahkan datang ke saya. “Saya punya bahan material keramik, semen, pasir bantuan dari pihak ketiga,” ujarnya

Anggota DPRD Kota Serang, H. Fatihudin, didampingi Lurah Kasunyatan, Neneng Titin Kurnia, menyatakan, pihaknya berharap Danramil 0692-02/Kasemen, agar segera menertibkan bangunan rumah liar milik warga yang ada disepanjang bantaran sungai yang akan dibangun jalan oleh TMMD Imbangan Kodim 0602/Serang.

“Puluhan bangunan liar yang dihuni oleh warga itu status tanahnya milik pemerintah. Karena itu, harus segera ditertibkan. Sebab, sangat mengganggu akses jalan yang akan dibangun,” tandas Fatihudin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *