Program Revitalisasi Pemdes Ciparay Disambut Antosias Warga

0

Reportase : A Abdurrochim S. / Yani Sumiati.                                                      Editor In Chief : Hairuzaman.              Deputy Chief Editor : Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal

BANDUNG – Harianexpose.com |

Pemerintah Desa (Pemdes)) Ciparay, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, bersama jajaran Muspika termasuk Camat, Danramil dan Kapolsek, menampung aspirasi dan usulan terkait kegiatan sosialisasi program revitalisasi Pasar Ciparay. dan pihak pengembang PT. Pradasa.

Hadir pada acara itu Camat Ciparay, Rachmat SIP, MM, Danramil Ciparay, Kapten Inf. Aang Furtoni, dan Kapolsek Ciparay, Iptu Deden Noviyanto S.SH, Dinasperindag Bidang Sarana dan Pelaku Industi, Ence Ibrahim, para pedagang, sejumlah awak media baik cetak maupun elektronik, pihak pengembang PT. Pradasa Projects Manager, Ir. Sandi Muhammad, S.T., IPP., CSEP., CCMA, di aula kecamatan setempat, pada Sabtu (27/05/23).

‘Sosialisasi program revitalisasi Pasar Ciparay Kabupaten Bandung, sudah mulai satu suara untuk setuju, Namun, masih menunggu kesepakatan harga belum bisa memastikan dan menghasilkan keputusan yang mufakat. Kenati demikian, Oemerintah Desa Ciparay tetap optimis dan program revitalisasi tetap berlanjut. Karena itu merupakan program rencana pembangunan jangka menengah desa ,(RPJMDes) yang sudah dibakukan jauh- jauh sebelumnya,” jelas Kades Ciparay, Dedi Jumhana.

Hanya dipicu dari segelintir persoalan, antara pihak pemerintah desa, pedagang dan pihak pengembang, dan sempat membuat kericuhan. Karena tak dapat membendung emosi yang tinggi, Namun Alhamdulillah acara revitalisasi berlangsung tertib dan. aman. Kendati belum menghasilkan suatu kesepakatan dan ttitk temu yang pasti .

Ence Ibrahim berharap apapun program dari pemerintah desa segera diwujudkan. Dimbau kepada seluruh pedagang agar segera membuka hatinya untuk menerima dengan legowo semua keputusan atas tawaran pihak pengembang. Baik di saat pembangunan maupun saat menempati bangunan.

“Persoalan yang terjadi pihak pedagang menyampaikan pendapatnya agar program revitalisasi ditangguhkan hingga tahun 2025. Permitaan tersebut disambut baik. Akan tetapi masih menunggu keputusan antara dari pihak Pemdes dan pengembang,” tutur Ir. Sandi Muhammad ST., IPP., CSEP., CCMA.

Camat Ciparay,.Rachmat, menjelaskan, kepada seluruh pedagang .insya Allah yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Ciparay, semata-mata untuk kesejahteraan kita semua.. Akan tetapi kita harus melalui proses seperti ini. Merupakan hal yang sangat wajar dan beda pendapat dan pandangan itu pasti akan terjadi. Karena informasi yang diterima tidak utuh.

Lanjut Ence Ibrahim saat dikonfirmasi sejumlah awak media, pemerintah kabupaten, termasuk unsur Muspika dan Pemdes setempat serta pihak pengembang, tidak akan mempersulit kepada masyarakat. Terutama para pedagang pasar tradisional Ciparay, Serumit apapun pasti ada solusi yang terbaik. Karena ini untuk kepentingan masyarakat banyak. bukan untuk kepentingan kelompok.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *