Ops Zebra Maung 2023, Satgas Preventif dan Gakkum Laksanakan Gatur dan Berikan Teguran Tertulis

0

Reportase : Maswi.                                    Editor In Chief : Hairuzaman.              Deputy Chief Editor : Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal Tambunan, SH, MH, LLM, P.hD.

KOTA SERANG – Harianexpose.com |

Hari kedua Ops Zebra Maung 2023 Satgas Preventif dan Penegakan Hukum (Gakkum) melaksanakan pengaturan lalu lintas serta patroli selain itu, juga memberikan himbauan hingga memberikan teguran tertulis kepada pengendara yang dilaksanakan di wilayah Kota Serang pada Selasa (12/09)

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kasitatib Ditlantas Polda Banten sebagai Subsatgas Penindakan Pelanggaran (Dakgar) Kompol Nengkulo Pujo Winoto serta diikuti seluruh personel yang tergabung dalam satgas Preventif dan Gakkum.

Subsatgas Pendindakan dan Pelanggaran (Dakgar) Kompol Nengkulo Pujo Winoto mengatakan bahwa sasaran hari pertama Ops Zebra Maung 2023 di wilayah Kota Serang. “Adapun pelaksanaan hari kedua Ops Zebra Maung 2023 berlokasi di daerah Kota Serang yaitu Pertigaan Mayabon, Depan Rumah Sakit Banten, Lampu Merah Boru serta depan Perumahaan RS Pemda,” kata Winoto.

Winoto menjelaskan Satgas Preventif dan Gakkum melaksanakan gatur lalulintas dan Patroli serta Teguran tertulis kepada pengendara. ”Satgas Preventif dan Gakkum operasi Zebra Maung 2023 Polda Banten melaksanakan gatur lalu lintas, patroli serta himbauan hingga teguran tertulis kepada pengendara sepeda motor dan mobil,” ujar Winoto.

Winoto menjelaskan Ops Zebra Maung 2023 dalam pelaksanaanya tetap menggunakan ETLE namun tetap melaksanakan tindakan penegakan hukum secara manual jika terdapat pengendara yang membahayakan pengendara lainnya. “Sasaran kegiatan ini yaitu 60% represif atau penegakan hukum, 20% preemtif dan 20% preventif, penegakan hukum masih tetap berbasis dengan ETLE namun tidak menutup kemungkinan jika ada masyarakat yang melanggar kasat mata atau membahayakan pengguna lainnya akan dilakukan penegakkan hukum secara manual,” ucap Winoto.

Winoto menuturkan bahwa pelaksanaan Ops Zebra Maung 2022 yang dilaksanakan selama 14 hari. “Kegiatan Ops Zebra Maung 2023 akan dilaksanakan selama 14 hari dimulai dari 11 sampai dengan 24 September 2023,” ungkapnya.

Dari hasil pelaksanaan di hari kedua Ops Zebra Maung 2023 masih ditemukan pengedara sepeda motor tidak menggunakan helm. “Dari hasil pelaksanaan kegiatan di hari kedua kami masih menemukan masyarakat yang mengendarai sepeda motor tidak menggunakan helm untuk memberikan efek jera petugas memberikan peringatan hingga teguran tertulis,” jelas Winoto.

Terakhir, Winoto berharap dalam operasi Zebra Maung 2023 ini agar masyarakat tidak melakukan pelanggaran lalu lintas. “Saya berharap agar selama Ops Zebra Maung 2023 masyarakat tidak melakukan pelanggaran dan juga dapat menurunkan pelanggaran lalu lintas, menurunnya angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan kepatuhan disiplin berlalu lintas,” tutup Winoto. (Bidhumas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *