Kebutuhan Pasar Meroket, Pembudi Daya Kerang Hijau Karangantu  “Kedodoran”

0

Reportase : Maswi.

 

Editor In Chief : Hairuzaman.

 

 

 

 

 

Kota Serang – Harian Expose.com|

 

 

Saat ini kebutuhan pangsa pasar akan kerang hijau (Perna viridis) terus meroket. Akibatnya, pembudi daya kerang hijau di Karangantu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten, menjadi “kedodoran”.

Demikian dikatakan Ketua Koperasi Karya Sinar Bahari Karangantu, Budin Gunawan, ketika diwawancarai awak media, pada Kamis (18/4/2024). Ia mengatakan, permintaan pangsa pasar akan kerang hijau sekarang ini begitu tinggi. Namun, pihaknya belum mampu untuk memenuhi kebutuhan pangsa pasar tersebut lantaran terbentur oleh faktor modal yang dimiliki.

Budin menguraikan, modal yang dibutuhkan untuk membuat satu unit keramba terbilang tidak kecil. Untuk satu unit keramba saja menelan biaya sebesar Rp.8 juta. Pasalnya, kebutuhan bambu untuk satu unit keramba bisa mencapai sekitar 120 batang. Belum lagi biaya untuk membeli tambang guna mengikat bambu sebesar Rp.17 ribu per kg. Sedangkan dibutuhkan 200 kg tambang untuk satu unit keramba. Biaya tersebut belum termasuk peralatan tungku untuk memasak kerang hijau yang sudah matang.

Harga kerang hijau, imbuh Budin, dinilai cukup kompetitif. Harga kerang hijau mentah bisa menembus angka Rp.15 ribu per kilogramnya. Sedangkan harga kerang hijau matang bisa mencapai Rp.25 ribu per kilogramnya.

Masih kata Budin, jumlah anggota Koperasi Sinar Bahari Karangantu saat ini tercatat sebanyak 30 orang. Untuk satu orang anggota mempunyai 3 umit keramba. Pembudi daya kerang hijau melakukan masa panen setelah 6 bulan. Dalam satu hari biasanya bisa memproduksi sebanyak 3 ton per hari. Padahal, kebutuhan pangsa pasar akan kerang hijau kian melonjak tajam. Sehingga permintaan pangsa pasar itu tak bisa terpenuhi.

Budin menjelaskan, usaha budi daya kerang hijau itu dinilai cukup prospektif seiring kian meningkatnya permintaan pangsa pasar. “Permintaan pangsa pasar akan kerang hijau saat ini melonjak tajam. Tak pelak lagi, akibatnya para pembudi daya kerang hijau menjadi kedodoran guna memenuhi keinginan tersebut,” ujarnya.

Ia berharap ada suntikan modal dari pemerintah maupun pihak lain yang merasa peduli terhadap usaha kecil pembudi daya kerang hijau. Sehingga pihaknya bisa memenuhi kebutuhan pangsa pasar kerang hijau yang semakin meningkat tajam tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *