Reportase : A. Rochim S. / Yani Sumiati – Editor In Chief : Hairuzaman.
Serang. Harianexpose.com |
Sejumlah persoalan yang dihadapi oleh SDN Pontang Legon 02 saat ini diantaranya kondisi sarana dan prasarana termasuk ruang kelas dan sejumlah alat komputer information technologi (IT) tersebut menjadi persoalan yang sangat penting. Hal itu guna mengikuti Asesment Nasional Berbasis Komputer (ANBK).
Di antara pegiat dalam rangka meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan diperlukan ada beberapa hal yang tidak bisa dipisahkan. Selain komputer (IT). Apalagi sarana dan prasarana juga termasuk salah satu pendorong bagi para siswa SDN Pontang Legon 02, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, saat ini pihak sekolah masih menunggu keputusan dari dinas terkait.
Kepala SDN Pontang Legon 02, M. Sadira SPd, ketika dikonfirmasi awak media, memgatakan, persolan sarana dan prasaran tersebut sudah sekian tahun masih terkatung-katung di ruang kerjanya pada Senin (17/1020/22).

Dikatakan Kepala SDN Pontang legon 02, Sadira, ada beberapa ruang kelas yang sampai detik ini masih harus sabar menunggu entah kapan akan direalisasikan.
Lanjut Sadira, yang lebih sangat memprihatikan lagi ruang kelas yang seharusnya untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) saat ini sementara difungsikan untuk ruang para gurum
“Kemudian sejumlah ruang kelas,yang membuat para guru sangat menyedihkan sebagian pintu kelas sudah keropos dan rapuh lantaran dimakan rayap,” ungkapnya.
“Bagaimana mau nyaman dan. tenang dalam melakukan KBM jika melihat kondisi seperti ini. Kami sangat mengkhawatirkan apabila permasalahan ini tidak segera direalisasikan. Apa yang akan terjadi pasti kemerosotan mutu pendidikan sudah di ambang pintu,” bebernya.
Selanjutnya, lanjut Sadira, saat ini Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Serang, sedang menggalakkan program Asesment Nasional Berbasis Komputer (ANBK), yang menjadi sebuah catatan bagi pihak sekolah.
“Terus terang di SDN Pontang Legon 02 masih minimnya alat tersebut,(komputer). Sehingga terpaksa kegiatan ANBK tersebut dipindahkan ke SDN Ciwulung. Hal ini juga mau tidak mau ke depannya harus ada (tersedia.) serta bagaimana caranya agar bisa memiliki komputer tersebut,” tandasnya.