Reportase : A. Abdurrochim S. / Yani Sumiati – Editor In Chief : Hairuzaman.
Kota Serang, Harianexpose.com|
Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN} 6 Kota Serang, Banten, menggelar kegiatan dengan menyuguhkan Program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). program unggulan merdeka, Menurut Kepala SMKN 6 Kota Serang, Hj. Ani Risma S.Kom, M.Pd, terkait P5 di dalamnya mengandung makna yang signifikan.
Ani menjelaskan, SMKN 6 Kota Serang, telah menyelenggarakan kurikulum merdeka, yang melibatkan khusus kelas X sebanyak 360 siswa dari jumlah 919 orang. Adapun untuk kelas XI dan XII masih tetap menerapkan kurikulum 13. “Selain kurikulum merdeka, kami telah meluncurkan beberapa kegiatan seperti, literasi dan seminar jurnalistik, sudah berjalan sesuai yang harapan,” kilahnya.

Ia menguraiikan, di penghujung tahun 2022, kami melakukan kegiatan yang sudah di godog bersama jauh-jauh sebelumnya. Dari jumlah 7 tema yang ada, kami meluncurkan P5 yang merupakan program merdeka unggulan, dengan tema karya kearifan budaya lokal dan bhineka tunggal Ika.
Lebih jauh Ani melanjutkan, pihaknya menyadari bahwa semua ini tidak mudah. Pasalnya, untuk menghadirkan seperti ini, maka atas nama Kepala SMKN 6 Kota Serang dan mewakili pihak sekolah mengucapkan banyak terima kasih atas kontribusi yang telah diberikan semua pihak, termasuk para sponsor.
Kepala Cabang Dinas (KCD) Provinsi Banten, H. Halil Badawi, S.Ag, MM, mengungkapkan, menanggapi kurikulum merdeka, pada hakekatnya adalah mencetak generasi yang berkarakter, serta melahirkan anak-anak yang baik. Termasuk di dalamnya melahirkan anak yang salih, ber-akhlak, sopan santun, menghormati kedua orang tua dan patuh terhadap gurunya.
Hadir dalam acara iti, KCD Provinsi Banten, H. Halil Badawl SAg, MM, Pengawas SMK, Habibullah MPd, Komite Sekolah, DPRD Kota Serang, H. Fatihudin, SE, Kepala SMKN 6 Kota Serang, Hj. Ani Risma S.kom.M.Pd, dan sejumlah undangan, termasuk Staf Kelurahan Mesjid Priyayi, Kepala SMK kabupaten/ kota, serta seluruh wali murid. Acara di gelar di halaman SMKN 6 .Kota Serang, pada Selasa (13/12/2022).
“Diharuskan seluruh SMK kabupaten/kota se-Provinsi Banten, melalui kurikulum merdeka. Kegiatan ini merupakan perdana dan diharapkan mereka setelah lulus harus bisa mandiri da menguasai sesuai kemampuan masing-masing siswa. Sehingga mampu memecahkan masalah di lingkungan mereka,” ungkap Pengawas SMK, Habibullah, di sela-sela kegiatan.
Menurut keterangan Bagian Kurikulum SMKN 6 Kota Serang, sekaligus Ketua Pelaksana P5, Zaenal Muttaqin M.Pd, di dampingi Humas, Drs. Muhammad , saat ini SMKN 6 Kota Serang belum memiliki program khusus pemerintah (PK). Terkait P5 adalah untuk menjawab munculnya isu-isu global. Salah satunya maraknya radikalisme yang kerap terjadi yang merupakan tantangan besar, baik bagi pihak guru maupun siswa.
Dari sejumlah 7 tema yang ada, hanya dua tema yang diterapkan sesuai yang sudah dibicarakan Kepala Sekolah yakni tentanf kearifan lokal seperti, isinya melestarikan warisan budaya-budaya yang ada di wilayah Banten. Salah satunya pencak silat aliran Terumbu, tarian jawara n rampak bedug,
“Tema yang kedua adalah Bhinneka Tunggal Ika,bdengan mensosialisasikan kepedulian terhadap gotong-royong seperti, membersihkan di sepanjang jalur lingkungan sekolah hingga ke perbatasan rumah warga, Alhamdulillah sudah dijalankan,” terang Zaenal
Di samping itu dengan maraknya geng motor, pihak sekolah dengan cepat akan melakukan tindakan positif dengan pembuatan poster yang bertuliskan anti radikalisme, cinta damai serta stop narkoba,” pungkas Zaenal.