Oleh : HAIRUZAMAN.
(Wakil Pemimpin Redaksi Tabloid VISUAL Jakarra dan Praktisi Pers)
Liburan Natal dan Tahun Baru 2023, sekarang ini diharapkan para pengusaha hotel maupun restauran serta usaha kecil dan mikro lainnya bisa meraup rezeki yang berlipat. Pasalnya, di penghujung akhir tahun sebelum terjadi tsunami, banyak wisatawan domestik maypun mancanegara yang membanjiri kawasan pantai Selat Sunda. Tak pelak lagi, sehingga hunian hotel, villa maupun resort dipadati oleh para wisatawan tersebut. Kondisi itu, berimbas pula pada pelaku usaha kecil, mikro dan memengah yang ada di sepanjang pantai Srlat Sunda.
Namun, pasca tsunami 23 Desember 2018, yang melanda kawasan pesisir pantai Selat Sunda, mulai dari kawasan Anyer, Cinabgka, Carita hingga Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten, membawa dampak buruk bagi destinasi wisata pantai Selat Sunda. Badai tsunami yang memporak-porandakan wlayah panta Selat Sunda itu menjadi traumatik dan sangat menghantui masyarakat di sana. Kondisi itu kerap dimanfaatkan oleh penyebar berita hoax yang tidak bertanggung jawab. Seolah tragedi itu bakal terjadi lagi tanpa di dukung oleh data-data dan fakta yang valid serta bisa dipertanggung jawabkan secara ilmiah. Padahal, berita hoax tersebut bisa berpengaruh terhadap traumatik masyarakat, termasuk para wisatawan yang akan bertandang ke pesisir pantai Selat Sunda.
Baik masyarakat maupun para wisatawan domestik dan mancanegara akan menjadi gundah-gulana akibat adanya informasi yang tak jelas sumbernya dan tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya itu. Secara ekonomi, tentu saja hal itu akan sangat berpengaruh terhadap para pelaku usaha kecil, mikro maupun menengah.
Momentum tahun baru 2023 ini diharapkan ekonomi masyarakat pesisir dan para pelaku usaha kecil, mikro maupun menengah akan pulih seperti semula. Sebab, masyarakat dan para pelaku usaha, sejatinya tak perlu merasa gamang dan gundah-gulana, apalagi menanggapi berita hoax yang sumbernya tak bisa dipertamggung jawabkan tersebut. Ekonomi masyarakat pesisir dan para pelaku usaha harus pulih dan kuat. Sehingga arus kunjungan wisatawan kembali melonjak untuk menikmati indahnya panorama destinasi wisata pantai Selat Sunda.
Panta Selat Sunda mempunyai magnet tersendiri bagi para wisatawan. Pasalnya, mereka tak hanya bisa menyaksikan ombak yang temgah berkejar-kejaran di pantai. Akan tetapi, wisatawan domestik dan mancanegara juga bisa menyaksikan indahnya Gunung Anak Krakatau (GAK) dari kejauhan yang kerap menyemburkan muntahan larva panasnya.
Dengam membanjirnya para wisatawan domestik maupun mancanegara ke pantai Selat Sunda juga diharapkan akan berdampak positif bagi Pemdapatan Asli Daerah (PAD) Kabuoaten/Kota yang ada di wilayah Provinsi Banten. **