Reportase : A Abdurrochim S. / Yani Sumiati – Editor In Chief : Hairuzaman
BANDUNG – Harianexpose.com |
Bupati Bandung, H.M. Dadang Supriatna, kembali menggelar kegiatan Rembug Bedas di tiga desa yang ada di Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bandung, Hj. Emma Dety Dadang Supriatna, Bupati Bandung hadir secara bergilir di tengah-tengah ratusan warga Desa Buahbatu, Desa Bojongsari dan Desa Bojongsoang, Kecamatan Bojongsoang, pada Jum’at (5/01/2023)
Seperti saat melaksanakan kegiatan yang sama di Desa Tegal luar pada Kamis (5/1/23), Bupati Dadang Supriatna mengatakan, kegiatan Rembug Bedas ini adalah upaya dirinya untuk bersilaturahmi dengan masyarakat Kabupaten Bandung, termasuk dengan warga yang ada di empat desa di Kecamatan Bojongsoang.

“Selain mendekatkan silaturahmi, juga untuk membangun partisipasi, mendengar aspirasi dan memberikan solusi guna meningkatkan pembangunan ekonomi,” kata Bupati Bandung.
Dalam tatap mukanya dengan manyarakat, Bupati Bandung menjelaskan, bagi warga yang punya kegiatan usaha tani, lahan pertaniannya akan ditetapkan melalui Peraturan Desa (Perdes) setempat sebagai lahan abadi.
“Supaya lahan pertanian tidak dijual menjadi lahan perumahan maupun industri. Kalau sudah menjadi lahan abadi, PBB-nya akan dibebaskan guna mempertahankan ketahanan pangan di Kabupaten Bandung,” katanya.
Melanjutkan pemaparannya, Bupati Bandung menuturkan, dirinya memikirkan nasib warganya jika terjadi alih fungsi lahan pertanian padi. “Bagaimana nasib warga nantinya?, apakah jadi pengangguran? Di Kabupaten Bandung masih ada sekitar 126.000 warga yang menganggur atau sekitar 6,98 persen dari jumlah penduduk usia produktif atau usia kerja,” tukasnya.
Ia menambahkan, di Kabupaten Bandung tercatat sebanyak 1,81 juta orang angkatan kerja. Bupati Bandung mengajak kepada warga yang masih menganggur untuk siap bangkit. “Jangan berkecil hati. Yang penting ada kemauan,” katanya.
Dikatakan, Pemkab Bandung telah menyiapkan modal usaha untuk masyarakat yang belum memiliki pekerjaan melalui modal bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan yang telah digulirkan sejak tahun 2022.
Dihadapan warga 3 desa di Kecamatan Bojongsoang ini pula, Bupati Bandung mengatakan dirinya belah melaksanakan program guru ngaji dengan tujuan guna memuliakan para ulama melalui pemberian uang insentif, BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.
Dalam kesempatan itu pula, Bupati Dadang Supriatna menawarkan kepada warga yang masih menganggur untuk menjadi pekerja ke luar negeri
“Kita siap memberikan pelatihan kepada warga yang masih nganggur untuk menjadi tenaga kerja yang siap kerja. Ini solusi bagi warga yang belum kerja agar menjadi pekerja profesional,” katanya.
pada pelaksanaan Rembug Bedas kali ini,
Bupati Dadang Supriatna mengajak masyarakat untuk lebih memahami teknologi informasi. “Pelayanan melalui online itu tidak bisa dihindari. Sehingga saya berharap kepada para Ketua RT dan RW untuk memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat, supaya memahami bagaimana proses penggunaan pelayanan secara online,” kilahnya.
Dalam forum diskusi yang dilakukan Bupati Bandung dengan warga di 3 desa tersebut , didapatkan berbagai aspirasi warga yang disampaikan terkait, pelayanan online, sarana dan prasarana , pengelolaan sampah, insentif bagi kader PKK Kecamatan dan berbagai hal lainnya.
Sebagai bentuk penghargaan bagi warga yang memberanikan diri menyampaikan aspirasinya langsung mendapatkan hadiah door prize dari Bupati Bandung.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Dadang Supriatna membagikan bingkisan ikan segar kepada warga melalui program gemar makan ikan.
Pada giat Rembug Bedas kali ini didapatkan warga yang menghibahkan lahannya untuk pelebaran jalan dari mulai Cikoneng sampnai Buahbatu dan Bupati Bandung berharap segera ada tindak lanjuti dalam pengerjaan lahan untuk pelebaran akses jalan tersebut.
Selanjutnya di tempat terpisah, hal senada dikatakan Kades Bojong Sari, Asep Sunandar dan Kades Buahbatu, Asep Sobari, kepada awak media mereka sangat antusias. Bahkan menyambut baik dengan adanya giat Rembug Bedas,
“Dengan konsep giat Rembug Bedas ini, kata kades Bojong Sari, memberikan motivasi dan satu solusinuntuk menjawab masalah-masalah yang ada di masing-masing desa. Kendati ada perbedaan di masing-masing desa. Namun pada intinya dengan adanya kegiatan tersebut mampu menjawab tantangan dan lebih cepat menjawab problem. Hal itu guna meningkatkan pembangunan yang ada di kabupaten Bandung,” tandasnya.