Reportase : A. Abdurochin S. / Yani Suniati – Editor In Chief : Hairuzaman
BANDUNG – Harianexpose.com|
Madrasah Tsanawiyah )MTs) Al- Marwah ,lDesa Sukasari, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, Jabar, memiliki khas tersendiri, yang mampu mendongkrak guna menghadapi dan menjawab tantangan di era globalisasi dengan menciptakan generasi yang Qur’ani dan ber-Akhlakul Karimah.
Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan, membangun semangat para generasi muda yang ingin berbagi kemampuan. Hal itu dikatakan Kepala MTs Al-Marwah, Ayi Rudiyana S.Pdi ketika dikonfirmasi Harianexpose.com.di ruang kerjanya, pada Jum’at (13/ 1).
Kehadiran M.Ts Al-marwah, lanjut Ayi, untuk membantu pelayanan pendidikan,dari menengah ke bawah dan mudah terjangkau dan berkualitas.yang menjadi kebanggaan pihak .M.Ts Al-marwah salah satunya adalah telah memperoleh peringkat terbaik. Kendati juara harapan ke-3 di bidang OSN, di tingkat nasional pada tahun 2022.silam.
“Alhamdulillah, sampai saat ini usia M.Ts Al-Marwah dibawah naungan Yayasan Al-Marwah, dengan pendirinya Alm. Wahyu Amijaya, saat ini tetap eksis
selama 8 tahun. Sejak 2014 hingga kini memiliki kapasitas yang layak dan cukup dan telah memiliki 650 siswa,” tuturnya.
Lebih jauh, Ayi menguraikan, dengan tenaga pengajar sebanyak 42 ustadz /ustadzah. Sezangkan jumlah ruang belajar sebanyak 18 ditambah 1 ruang kelas unggulan. Jadi, 19 ruang belajar.dengan sistem pembelajaran kurikulum 13 dan mandiri sesuai instruksi Kemenag RI. Adapun waktu belajar pada pagi hari.
“Diharapkan setiap anak mampu menghafal satu juz Al-quran. Apalagi di MTs Al-Marwah telah di adakan program prioritas yaitu kategori kelas khusus atau yang lebih keren disebut kelas unggulan. Lebih penting lagi, masalah baca tulis Al-Qur’an ( BTQ. Sehingga para siswa tersebut, bukan saja bisa membaca saja, namun harus menguasai menulis dan ilmu tajwidnya,” ngkapnya.
Ayi menambahkan, adapun kelas khusus atau unggulan (Tahfidh) ditargetkan per tahun bisa menghafal sebanyak 5 juzm Jadi dalam proses belajar selama 3 tahun, maksimal setiap anak diharapkan bisa hafal 15 juz Al-Qur’an. Hal ini suatu persyaratan yang sudah menjadi keputusan pihak sekolah. Untuk syarat kelulusan guna melanjutkan ke jenjang berikutnya seoerti SMA/ SMK Al-Marwah.
Namun demikian, kata Ayi lagi, kemampuan dan skill anak itu berbeda. Akan tetapi, pihak sekolah masih mempunyai kebijakan dan toleransi kepada anak yang kurang mampu minimal 1 juz, Itu syarat mutlak yang harus di miliki para siswa, Mmnimal anak tersebut setelah lulus memahami makhrojil huruf ,( ilmu tajwid). Sehingga sudah mahir dan lancar baca Al- Quran.