Mengintip Tradisi Unjungan dan Sedekah Bumi di Desa Pegagan Kidul

Reportase : Asmari Abdurrochim.S. / Yani Sumiati – Editor In Chief : Hairuzaman

CIREBON, Harianexpose.com|

Tradisi kearifan budaya lokal di Desa Pegagan Kidul, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, hingga saat ini masih berraha dan mengakar kuat di tenagh-tengah masyaraat. Pasalnya, selain tradisi unjungan di Desa Pegagan Kidul itu sebuah tradisi yang cukup unik, juga merupakan sebuah kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Cirebon.

Trasisi unjungan sampai saat ini masih bertahan dan dijadikan sebagai kegiatan rutinitas tahunan masyarakar di Desa Pegagan Kidul, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon. Konon, tradisi unjungan menjadi sebuah kegiatan yang terbilang sangat sakral dan sudah mendarah daging yang tidak bisa ditinggalkan.

Menurut Kepala Desa Pegagan Kidul, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, yang akrab disapa Kuwu, H. Suryana, ketika dikonfirmasi Harianexpose.com, Jum’at (6/11), melalui pesan WathsApp, mengatakan, tradisi masyarakat Desa Oegagan Kidul yang dijenal dengan sebut unjungan itu merupakan adat tradisi masyarakat Desa Pegagan Kidul, terutama bagi para petani. Dengan melaksanakan adat leluhur ketika menjelang musim tanam itu, maka disebut dengan unjungan.

Adapun terkait tradisi sedekah bumi adalah sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT, atas segala nikmat yang telah Allah SWT berikan. Melalui tradisi unjungan, para petani merasa bersyukur lantaran hasil panen sangat memuaskan dan melimpah.

Kemudian, sambung Kuwu Pegagan Kidul, yang akrab disapa Kang Joni, terkait dengan tradisi rutinitas tahunan ini biasanya masyarakat dengan sendirinya sudah memahami dan dengan makanan yang terbuat dari ketan atau nasi tumpeng untuk dibagikan dan saling berbagi antar sesama.

Suryana berharap dengan ada acara tradisi unjungan dan sedekah bumi tersebut, pihaknya mengajak kepada masyarakat Desa Pegagan Kidul agar meningkatkan dan menanamkan jiwa sosial dengan cara berbagi kepada sesama dan banyaklah bersyukur kepada Allah SWT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *