Reportase : Ahmadin – Editor In Chief : Hairuzaman.
Kota Serang, Harianexpose.com |
Dewan Perwakilan Wilayah (DPW)P ersatuan Pensiunan Indonesia (PPI) Provinsi Banten masa bakti 2022 – 2027 dikukuhkan oleh Ketua Umum PPI, Ermaya Suradinata, di Gedung Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang. Rabu, (14/12/2022). Secara simbolis, pengukuhan ditandai dengan memberikan tanda jabatan kepada Ketua Umum DPW PPI Provinsi Banten, Hilman Nitiamidjaja serta penyerahan tanda pengurus kepada 10 Pengurus Cabang (PC) Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten.
Dalam sambutanya, Ketua Umum DPW Persatuan Pensiunan Indonesia (PPI) Provinsi Banten, Hilman Nitiamidjaja, mengatakan, Persatuan Pensiunan Indonesia (PPI) khususnya di Provinsi Banten ini merupakan kumpulan manusia-manusia yang berkualitas, berwibawa dan berpengalaman terutama dalam membangun Banten.
“Kami di sini para pensiunan Provinsi Banten tergabung untuk bersama-sama membangun Banten dari ilmu dan pengalaman yang kita miliki,” kata Hilman.
Selain itu, Hilman, menyatakan, setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh PPI ini merupakan salah satu bukti bahwa pensiunan di Provinsi Banten siap untuk berinteraksi dan berkolaborasi dalam mempercepat pembangunan.
“Semangat kesamaan dari sini kita bersama-sama membangun silaturahmi dengan siapapun itu untuk membangun bangsa terutama provinsi Banten ini,” ungkapnya
Dalam kesempatan itu, PPI Provinsi Banten melakukan sejumlah kerjasama dengan pihak swasta dalam menjalan organisasi, antara lain, MoU pengembangan Sorgum dengan Pramuka, MoU pengembangan rumput laut dengan Rektor UNIS, dan MoU pengelolaan sampah Cilowong.
Menurut Hilman, hal tersebut dilakukan selain untuk meningkatkan kesejahteraan anggota organisasi, juga mengurangi ketergantungan mereka terhadap anggaran hibah.
“Ada tiga hal yang kita lakukan pembentukan oganisasi yaitu pembangunan organisasi, perekrutan anggota, dan badan usaha supaya anggota organisasi ini sejahteran. Makanya tadi ada tiga MoU; masalah pengelolaan sampah, pengembangan rumput laut, pengembangan Sorgum dan pemasaran anggrek,” ujar Ketua Umum Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PPI Banten Hilman Nitiamidjaja.
Untuk sampah TPA Cilowong, kata Hilman, mereka menggunakan teknologi Zero Waste dalam pengelolaannya. “Jadi Cilowong itu akan menggunakan teknologi zero waste, jadi limbahnya itu akan dimanfaatkan, produknya apa? Ada sampah, ada cornblock, ada pembangunan, ada logam dan sebagainya.”
Hilman mengungkapkan untuk memperlancar usaha tersebut mereka berencana membangun 5 pabrik. “jadi kita akan membangun lima pabrik dan satu gudang di Cilowong, jadi pemda hanya akan mengeyediakan lahan saja.”
Menurut Hilman, rencana usaha tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya kemandirian. “Jadi kita berusaha mandiri, kita lepas dari pemerintahan. Kita ingin pensiunan itu menjadi mitra untuk melakukan check and balance.”
Hilman mengaku optimis usaha mereka akan berhasil. Apalagi mengingat pensiunan yang tergabung dalam PPI mempunyai kemampuan yang bisa diandalkan. “Jumlahnya banyak, berkualitas, dan beraktivitas.”
Sementara itu, Feisal Tamin Dewan Pembina PPI menempatkan PPI sebagai organisasi yang membanggakan . Karena menurutnya, para anggota tetap memiliki semangat membangun dan menjaga kesejahteraan masyarakat.
“Organisasi ini diusahakan untuk menyemangati keberlangsungan hidup masyarakat dengan mempertahankan nilai – nilai pancasila,” pungkasnya.
Sebagai informasi, turut hadir dalam pengukuhan PPI yaitu para unsur muspida Provinsi Banten, Ketua DPR RI Yandri Susanto, serta Pimpinan Pengurus PPI Kabupaten / Kota se-Provinsi Banten.