Kelurahan Cibaduyut Kidul Gali Potensi Melalui Program Buruan SAE

Reportase : A. Abdurrochim S. /Yani Sumiati – Edior In Chief : Hairuzaman.

BANDUNGHarianexpose.com|

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, meluncurkan 5 program unggulan, menuju Kota Bandung yang World Class City (WCC), yang tersebar di 153 kelurahan, dari 30 kecamatan se-Kota Bandung, Jabar

Di antara program unggulan itu, salah satunya program bidang ketahanan pangan (Ketapang), Sehat, Alami dan Ekonomis, yang kerap di kenal buruan SAE.

Dalam kesempatan itu, acara giat panen bawang OTG di buruan SAE, karya bersama yang berlokasi di RW.04 lingkungan Cibaduyut Sentra Sepatu pada Jum’at (20 /01/2023).

Acara panen bawang OTG dihadiri Lurah Cibaduyut Kidul, Dodi Mpchamad Romdoni S.Sos.SAP, Kasi Ekbang, Babinsa Serma A. Dawas, Ketua LPM, Dede Rahmat, Ketua Kelompok Tani Buruan SAE, H. Roni dan anggota Karang Taruna, perwakilan guru SDN Cangkuang 228 dan sejumlah tim kebersihan (Timber).

Sebelum melakukan panen bawang Organik Tower Garden (OTG), secara bersama termasuk yang hadir mengikuti arahan Dinas Pertanian dan Perikanan,(Dispertan) Kota Bandung. melalui zoom meeting, yang berjalan lancarĀ  hingga berakhirnya panen bawang OTG.

Lurah Cibaduyut Kidul, Kecamatan Bojongloa kidul, Kkmota Bandung, Dodi MR, kepada harianexpose.com, di lokasi mengatakan, pihaknya telah , mensosialisasikan 5 program prioritas, yaitu kegiatan panen bawang OTG. HalĀ  ini merupakan salah satu percontohan dari 30 kecamatan se-Kota Bandung,
“Mudah-mudahan program ini untuk membantu ketahanan pangan. Bahkan guna membantu bagi masyarakat,yang terkena akibat Stuntin,” paparnya.

Ketua Melompok Buruan SAE Karya Harapan, H. Roni, menguraikan, terkait program ini di Kelurahan Cibaduyut Kidul, mayoritas sudah di kelilingi tembok penahan pabrik. Jadi sangat sulit memanfaatkan lahan untuk bercocok tanam baik padi maupun palawija. Namun, dengan adanya gagasan dan terobosan baru mampu untuk mengembangkan bidang ketahanan pangan, kendati hanya beberapa meter saja.

Melalui sistem seperti ini, bisa memanfaatkan lahan-ahan sempit, Kendati memiliki hanya satu meter, tapi bisa berjalan. Bahkan dari modal 30 kg, bibit bawang ,dengan 50 unit ember dibantu 9 orang anggota. Dengan melalui sistem OTG ini bisa menghasilkan yang cukup besar dan sangat menjanjikan.

“Alhamdulillah dengan kerjasama antara pihak Pemkot terutama Dinas Pertanian, dan benihnya dari DPKP. Untuk sekarang Itu dari CSR pihak Bank Indonesia, untuk melestarikan tanam bawang merah. Dengan adanya program ini, kami berharap kepada pemerintah pusat maupun daerah, kebdepannya ada tindak lanjutnya,” tandaanya .

Di tempat yang sama dikatakan Anggota Buruan SAE Karya Harapan, Piya, di sela-sela acara berlangsung, Menurut ia, semoga program ini bisa berkembang dan bisa membantu kepada masyarakat Cibaduyut Kidul.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *