Reportase : Yani Sumiati / A. Abdurrochim S. Editor In Chief : Hairuzaman. Deputy Chief Editor : Prof. Dr. KH, Sutan Nasomal Tambunan, SH, MH, LLM, P.hd.
BANDUNG – Harianexpose.com |
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menilai bahwa dengan berkembang dan keberlangsungan kegiatan pendidikan di lingkungan Pondok Pesantren dapat mencetak kadet anak-anak bangsa sebagai pemimpin masa depan yang berkarakter dan berakhlakul karimah. Pemerintah pun sangat terbantu dengan terselenggaranya pendidikan di lingkungan Pondok Pesantren (pontren).
Hal itu diungkapkan Bupati Bandung , Dr. HM. Dadang Supriatna, ketika menghadiri acara Tabligh Akbar Festival Milad Pontren Danul Falah ke-40 tahun 1445 H . Kegiatan itu bertempat di Aula Saung Bambu Pontren Danul Falah Desa Margamekar, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Minggu (6/8/2023).
Bupati Dadang pun mengapresiasi Pondok Pesantren Danul Falah tersebut yang sudah berkiprah dalam bidang pendidikan. “Semoga kebaikan kita semua dicatat oleh Allah SWT,” harap Dadang.
Bupati Bandung berharap pada milad ke-40 Ponpes Danul Falah ini lebih nanjer, lebih jaya dan terus menciptakan kader-anak-anak bangsa sebagai calon pemimpin masa depan dan berakhlakul karimah.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Danul Falah, KH. Anwar, secara terpisah, mengatakan, pihaknya merasa bersyukur atas kunjungan Bupati Bandung, HM. Dadang Supriatna dan H. Cucun serta Aparat Kepolisian, unsur.Muspika dan Kepala Desa.
Ia berharap semoga Ponpes Danul Falah lebih baik lagi. Apalagi khusus bangunan saung bambunya ada yang mau membantu untuk memperbaikinya Pasalnya, tempat ini sangat diperlukan untuk mengajar para santri dan santriwati. “Semoga dengan kedatangan para pejabat wakil rakyat bisa mengucurkan dana perbaikan Saung Bambu Ponpes Danul Falah,” pungkasnya.
Ditempat terpisah, Santi Anis dari Talegong, Kabupaten Garut, ketika diwawancarai Tim Harianexpose.com, menutiran, Pondok Pesantren Danul Falah sangat baik dan sangat nyaman untuk belajar. Pelajaran yang digali berupa pelajaran Syafi’iyah, termasuk kitab kuning tijandarori Safina tunajah dan yang lainnya. “Semoga sehat selalu, panjang umur dan berkah segalanya para guru, ustadzah dan orang tuanya semoga sehat selalu,” ujarnya.
Ketua Fraksi PKB DPR RI, Dr. H. Cucun Ahmad Samsuridjal MAP, menjelaskan, dirinya mengapresiasi pesantren ini harus dipelihara dan perlu dijaga serya perlu ditumbuhkembangkan. Di akhir zaman ini fenomena pesantren ini jadi kendala bagi kita. Dengan adanya festival di pesantren ini dapat merangsang kader-kader tafakuf’idin.
