Siswa SDN 4 Anyar Meradang, Ahli Waris Segel Sekolah Pakai Batu Belah

Reportase : Sudana Sukanta.                  Editor In Chief : Hairuzaman.            Deputy Chief Editor : Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal Tambunan, SH, MH, LLM, P.hD.

SERANG – Harianexpose.com |

Aihi waris lahan SDN 4 Anyar, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, Banten, secara tiba-tiba menyegel sekolah. Akibatnya, siswa SDN 4 Anyar menjadi meradang, pada Rabu (18/10/2023).

Tepat di gerbang pintu masuk SDN 4 Anyar, pihak ahli waris menutupnya dengan tumpukan batu belah. Tak pelak lagi, sehingga hal tersebut dapat mengganggu aktifitas siswa SDN 4 Anyar.

Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang, Janjusi, ketika dikonfirnasi wartawan, mengatakan, pihaknya membenarkan adanya penurunan batu belah sekitar jam 17.00 WIB di SDN Anyar.

“Adapun tujuan ahli waris mengklaim lahan SDN 4 Anyar tersebut supaya mendapatkan perhatian dari pihak Pemkab Serang, sebagai bahan bargaining (Tawar-menawar-red) agar menuruti kemauan mereka,” tandasnya.

Menurut Janjusi, berdasarkan dokumen yang ada menyatakan bahwa asset lahan itu sudah dikuasai oleh SDN 4 Anyar, terhitung sejak tahun 1975.

“Jadi kalau kita hitung sudah puluhan tahun asset lahan itu dijuasai oleh SDN 4 Anyar. Bahkan, berdasarkan dokumen menyatakan bahwa asset lahan itu milik SDN 4 Anyar,” bebernya.

Janjusi menjelaskan, kasus penyegelan lahan SDN 4 Anyar itu sudah yang kedua kalinya. Untuk penyegelan yang pertama yakni sekitar bulan Maret 2023. Saat itu sudah terjadi mediasi dan pihak Pemkab Serang juga sudah memberikan solosi penyelesaiannya

Sementara itu, ahli waris SDN 4 Anyar, warga Kampung Kubar, Desa Mekarsari, Kecamatan Anyar, Kabuoaten Serang, Siti, telah melakukan aksi penyegelan untuk yang kedua kalinya dengan menurunkan batu belah di pintu gerbang SDN 4 Anyar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *