Wali Kota Cilegon Resmikan Pipanisasi TMMD, Airi 100 Hektare Sawah di Jombang

Reporter : Babay Suiah.

Pemimpin Redaksi : Hairuzaman.

CILEGON (Harian expose.com)

Wali Kota Cilegon, Robinsar, meresmikan bantuan pipanisasi sepanjang 1 kilometer untuk mengairi sekitar 100 hektare lahan persawahan di Link Sukalila, Kelurahan Panggungrawi, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, pada Rabu, (6/5/2026).

Program pipanisasi ini merupakan bagian dari kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa ke-128 Kodim 0623/Cilegon.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih serta apresiasi setinggi-tingginya. Program pipanisasi ini sangat bermanfaat,” ujar Robinsar.

Ia menuturkan, sebelum adanya pipanisasi, petani harus membeli air untuk mengairi sawah. Kini, dengan tersedianya jaringan pipa, persoalan tersebut dapat teratasi.

Komandan Kodim 0623/Cilegon, Letkol Inf Imam Buchori, menjelaskan pipanisasi sepanjang 1 kilometer tersebut mampu mengairi sekitar 100 hektare sawah yang dikelola oleh tiga kelompok tani.

“Program ini hadir untuk menjawab kendala utama petani, yaitu keterbatasan air. Bahkan sebelumnya ada kelompok tani yang harus membeli air,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran pipanisasi tidak hanya mempermudah akses air, tetapi juga menekan biaya operasional petani sehingga berdampak pada peningkatan hasil panen dan kesejahteraan.

“Dengan tidak lagi membeli air, biaya operasional berkurang dan diharapkan hasil panen meningkat,” ucap Imam.

Ketua KTNA Kota Cilegon, Jawadi, mengatakan selama musim kemarau petani di Jombang harus membeli air dan hasil panen dibagi enam dengan pemilik mesin. Saat musim hujan, hasil panen dibagi delapan.

“Alhamdulillah, hari ini Poktan Jombang tidak beli air lagi. Sekarang sudah dibantu program pemerintah melalui TMMD Kodim 0623/Cilegon dengan saluran pipa air sepanjang 1 kilometer,” kata Jawadi.

Ia menegaskan KTNA Cilegon, Jawadi, mengawal program pemerintah di bawah kepemimpinan Wali Kota Cilegon, H. Robinsar, yang mengusung semboyan Cilegon Juare.

“Harapan kami, semoga Pemkot Cilegon selalu peduli terhadap petani yang ada di Kota Cilegon,” tegasnya.

Ketua Kelompok Tani Adem Ayem, Pawasturi, mengaku bersyukur atas bantuan tersebut. Ia menyebut selama kurang lebih 20 tahun petani di wilayahnya harus membeli air untuk kebutuhan irigasi.

“Alhamdulillah, manfaatnya sangat terasa bagi kami. Kami merasa gembira dan berterima kasih. Semoga ini bisa meningkatkan ketahanan pangan,” tandasnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *