Kota Serang, Harianexpose.com –
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Banten, menggelar Hari Lahir (Harlah) yang ke-99. Kegiatan itu bertempat di halaman gedung PWNU
Banten, di bilangan Kemang, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten, pada Kamis (17/2/2022)..
Rangkaian acara hari lahirnya NU itu ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Perguruan Tinggi Institut Nahdlatul Ulama Banten (Inuba). Sedangkan penyerahan surat penerima tanah hibah gedung PWNU Banten, itu
seluas 3.000 meter persegi dari Pemprov Banten sudah ditanda tangani dan diserah terimakan oleh Asda 1, Dr. Septo Kalnadi dan dari BPKAD Provinsi Banten.

Acara tersebut dihadiri Gubernur Banten, H. Wahidin Halim, yang diwakili Asda 1 Bidang Pembangunan Ekonomi Pemprov Banten, Dr. Septo Kalnadi, Ketua MUI Banten, KH. Tb. Hamdi Ma’ani Rusydi, Kapolda Banten, Kakanwil Kemenag Banten, Banser, GP Ansor, IPNU, Banom, dan Pager Nusa. Acara itu dimeriahkan oleh Debus Banten dari Pengurus Pager Nusa NU Banten.
Ketua PWNU Banten, KH. Bunyamin Hafidz, menjelaskan, dengan dibangunnya Perguruan Tinggi Inuba NU itu, kami memgucapkan banyak terima kasih kepada Gubernur Banten, Wahidin Halim dan Wakil Gubernur, H. Andika Hazrumi, yang telah memberikan tanah hibah gedung PWNU Banten.
“Kami ucapkan terima kasih pula kepada para donatur dan simpatisan yang bergabung di NU yang telah membantu terlaksananya pembangunan kampus Inuba yang direncanakan dibangun empat lantai. “Alhamdulillah, dananya sudah terkumpul dari donatur Rp.700 juta dan dari Anggota DPRD Banten Fraksi PKS, PKB, Nasdem dan kaum Nahdliyyin NU serta donatur lainnya yang ikut berpartisipasi aktif,” tutur Bunyamin.
Menurut Bunyamin, pendidikan dalam pembangunan SDM menjadi perhatian utama PWNU Banten. Karena itu, salah satu bentuk kerja nyata PWNU Banten berencana membangun Perguruan Tinggi, Inuba. Segala bentuk keperluan izin dalam membangun kampus Inuba Banten sedang dipersiapkan. Karena itu, peran kita sebagai pengurus NU harus dirasakan nyata oleh masyarakat terutama Nahdliyyin.
Reportase : Maman Suherman.
Editor In Chief : Hairuzaman.