Tim Kerja Komitmen Bersama (Akan) Gandeng Pengusaha Nasional dan BUMN

0

Serang, Harianexpose.com

Tim Kerja Komitmen Bersama tiga lembaga yakni, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banten, DLHK dan Perhutani KPH Banten, melakukan survei di tiga titik lokasi dari total areal lahan seluas 10.000 – 15.100 hektare. Sedangkan tiga lokasi lahan yang di survei pada Kamis (9/6/202) itu meliputi, di Petak 16 di Gunung Pinang, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang dan di Petak 14 di Kecamatan Grogol serta Petak 8 di Kecamatan Pulo Merak, Kota Cilegon.

Koordinator Tim Kerja Komitmen Bersama, H. Mas Muis Muslich, SH, mengatakan, tiga titik lokasi yang di survei tersebut merupakan pilot project dari total areal lahan seluas 10.000 – 15.100 hektare yang tersebar di wilayah Provinsi Banten antara lain, di Kabupaten Serang, Kota Cilegon, Pandeglang dan Kabupaten Lebak..Untuk waktu berikutnya, Tim Kerja Komitmen Bersama juga akan melakukan survei ke lokasi lainnya seperti Kecamatan Sobang dan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang serta lokasi lahan yang ada di Gunung Kencana Kabupaten Lebak.

“Survei lokasi di tiga titik secara simbolik ini adalah bagian dari agenda besar Tim Kerja sesuai dengan penanda tanganan bersama ketiga lembaga (MUI Banten, DLHK dan Perhutani-Red),” katanya

Setelah survei lokasi lahan di tiga titik tersebut, sambung Muis lagi, Tim Kerja akan “menukik” ke sasaran yakni, dengan membuat uji kelayakan untuk areal lahan seluas 10.000 – 15.100 hektare. Tentunya ini bukan jumlah puluhan, melainkan belasan titik lokasi sesuai dengan luasnya areal lahan tersebut

Disamping itu, kata dia lagi, Tim Kerja akan melakukan pendataan para penggarap maupun kelompok tani dan sekaligus penataan tanaman serta pepohonan yang selama ini ditanam dan dijadikan oleh Tim Kerja sebagai acuan untuk kolaborasi dengan berbagai jenis tanaman, pepohonan dan peternakan yang lainnya guna meningkatkan kesejahteraan para petani maupun masyarakat.

Ia menambahkan, Tim Kerja akan memfasilitasi kelompok tani maupun para penggarap lahan dan akan mencari atau menggandeng pihak ketiga (investor, pengusaha nasional maupun BUMN) untuk berkolaborasi dalam rangka pemberdayaan dan meningkatkan produktifitas hasil pertanian, perkebunan dan peternakan dengan membentuk badan usaha (PT).

Diketahui, hamparan areal lahan seluas 10.000 – 15.100 hektare yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Banten itu merupakan hutan sosial, hutan lindung dan hutan produktif. (Hrz/Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *