Reportase : Emdang Jubaedi – Editor In Chief : Hairuzaman
PANDEGLANG, HarianExpose.com |
Hujan yang mengguyur bumi Ujung Kulon, pada Rabu (28/122022), diduga kuat telah menghanyutkan dua orang warga Desa Tugu, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Keterangan yang berhasil dihimpun menyebutkan, hujan yang mengguyur wilayah selatan Pandeglang, mulai pukul 03,20 WIB, hingga siang hari. Curah hujan yang makin deras dirasakan dari siang hari.
Pada Rabu (28/12/22) sekitar pukul 17.30 WIB, sepasang suami istri, Usrip (50) dan Janikah (45), warga Kampung Cisalada, Desa Tugu, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Banten, saat pulang dari sawah, terbawa hanyut saat menyeberang di sungai Cipatujah.
Kepala Desa Tugu, Mulyani, S.Pdi, ketika dihubungi melalui handphonenya, membenarkan, suami istri Usrip (50) dan istrinya Janikah (45), terbawa hanyut sungai Cipatujah tadi sore dan hingga sore ini, Rabu (28/12/2022) pukul 21.05 WIB, masyarakat masih menyisir Sungai Cipatujah guna mencari korban hanyut.
“Warga yang terlibat dalam pencarian korban hanyut itu melibatkan dua desa, dari Desa Tugu dan Desa Cibadak,” tambah Kades.
Selain itu, lanjut Mulyani, pencarian korban hanyut dengan pola sekat guna mempermudah dan fokus dalam pencarian korban hanyut tersebut. Untuk saat ini, Usrip sudah ditemukan, sementara Janikah istri Usrip belum diketemukan dan warga dua desa hingga pukul 21.05 WIB masih terus menyisir Sungai Cipatujah mencari korban banjir tersebut.
Kondisi yang ditemukan sekitar kurang lebih 250 meter dari lokasi dan saat ini dalam prises evakuasi korban di Desa Tugu. Pencarian korban hanyut dengan pola di sekat guna mempermudah pencarian, Sementara yang terlibat dalam pencarian korban hanyut itu dua desa, yaitu warga Desa Tugu dan Cibadak. Korban hanyut yang belum ditemukan Janikah dan suaminya Usrip saat ini sudah ditemukan.