JAKARTA, -Harianexpose.com |
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Direktorat Jendral Perumahan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menggelar Pengajian Rutin Bulanan bertajuk “Memaknai Hari Raya Idul Fitri ; Kembali ke Fitri”. Acara bernuansa religius itu bertempat di Aula Kementerian PUPR Jakarta, pada Kamis (27/4/2023). Kegiatan itu berlangsung secara virtual langsung diikuti di lingkungan Kementerian PUPR yang ada di seluruh Indonesia.
Tampak hadir dalam acara itu, Direktur Jendral (Dirjen) Perumahan, Iwan Suprijanto, ST, MT, dan sejumlah pejabat serta pegawai yang ada di lingkungan Kementerian PUPR. Sedangkan, acara itu menghadirkan penceramah yakni, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Serang, KH. Tb. Khodori Yusuf.
Dalam tausyiahnya, KH. Tb. Khudori Yusuf, mengatakan, setelah kita menjalani Ibadah Puasa di bulan suci ramadhan dan menyempurnakan Ibadah dengan melaksanakan shalat Idul Fitri, maka kita harus saling mema’afkan. Kemudian kerelaan hati untuk mengakui kesalahan dan membuka diri untuk saling memberi dan menerima.
Menurut ia, sikap saling mema’afkan mempunyai hubungan yang sangat erat dengan ibadah puasa. Ibadah puasa mempunyai tujuan penciptaan pribadi yang takwa, sementara sifat pema’af mendekatkan pada ke-takwaan, sebagaimana firman-Nya, yang berbunyi :
“Dan permaafan kamu itu lebih dekat pada takwa ( QS. Al-Baqarah : Ayat 237).
Dengan demikian, lanjut KH. Khudori, kesempurnaan fitrah yang kita harapkan ini adalah dengan saling memberikan ma’af antar sesama, sebesar apapun dosa itu.
Selain itu, sambung KH. Khudori,. puasa telah mendidik kita untuk menjadi manusia yang bertakwa dan manusia yang bisa menjaga dirinya. Karena itu, ketakwaan kepada Allah SWT, jangan hanya pada saat kita puasa saja, akan tetapi selepas puasa kita pun harus bertakwa. Karena dengan takwa itulah kebahagiaan dunia dan akhirat akan kita raih. (Hrz/Red).
