Jika Diakui Dunia Internasional, Perlu Dibangun Monumen Golok Banten

0

 

Reportase : Uci Sanusi.                          Editor In Chief : Hairuzaman.

Kota Serang – Harianexpose.com |

Jika sudah diakui oleh dunia internasional, maka perlu dibangun monumen atau patung golok Banten di Bandara Soekarno-Hatta (Soeta) Kota Tangerang dan di pintu gerbang Pelabuhan Merak, Kota Cilegon.

Hal itu ditegaskan oleh Ketua Tim Pengusul Golok Banten ke UNESCO, AKBP Dr. H. Agus Rasyid, SH, MH, ketika memberikan sambutan pada acara malam penyerahan hadiah lomba Mobile Legends, yang digelar Perisai Banten, di Caffe Naura, di bilangan Ciracas, Kota Serang, pada Minggu (26/5/2024). “Jika nanti keberadaannya sudah diakui dunia, maka perlu dibangun monumen nasional golok Banten di Bandara Soeta dan pintu gerbang Pelabuhan Merak,” ujarnya.

Menurut AKBP Agus, sebenarnya Banten itu mempunyai berbagai macam jenis golok antara lain, golok Kesultanan Banten, golok Cilegon, golok Cunangka, golok Ciomas dan berbagai jenis golok lainnya. “Semua golok itu tidak cukup hanya dilestarikan saja keberadaannya, namun harus diproduksi kembali. Sehingga generasi yang akan datang akan mengetahui terhadap budaya dan peninggalan leluhurnya,” beber Agus.

Ia berpendapat bahwa untuk diakui dunia internasional, maka terlebih dahulu harus memenuhi syarat dan harus dibuktikan secara ilmiah. “Karena itu, saat ini saya sedang menulis buku tentang Golok Banten setebal 300 halaman,” tuturnya.

Agus mencontohkan seperti keris Jawa saat ini keberadaannya sudah diakui oleh dunia internasional. Karena itu, supaya golok Banten bisa diakui dunia internasional harus memenuhi persyaratan dan melalui proses kajian secara ilmiah.

“Golok Banten itu keberadaanya harus lebih dimasifkan lagi oleh masyarakatnya. Jangan sampai hanya dianggap sebagai hal yang biasa-biasa saja. Jika di luar negeri golok Banten sudah dikenal, maka di Banten sendiri harus kebih masif. Selain itu, di Banten juga harus dibangun museum golok.

“Kelebihan golok Banten itu karena bahan material dan handlenya. Karena itu, golok Banten harus diproduksii dan tetap dilestarikan keberadaannya,” urai Agus.

Tampak hadir dalam acara itu, Ketua Umum Perisai Banten, Ki Banteng Wulung, Ketua DPC Perisai Banten Kota Serang, Panji, Pembina Perisai Banten dan Ketua DPP Perguruan Pencak Silat Terumbu Banten (PPSTB), Yadi Sufiadi, dan undangan lainnya.

Sementara itu, Ketua Umum Perisai Banten, Ki Banteng Wulung, mengungkapkan, kegiatan lomba mobile legends yang digelar oleh Perisai Banten bertujuan agar generasi muda dapat mengenal seni dan budaya leluhur Banten. “Kami juga melakukan sosialisasi terhadap bahaya narkoba,” ujarnya.

Ki Banteng Wulung menambahkan, pihaknya juga memberikan motivasi kepada anak-anak muda agar jangan berhenti untuk belajar. Karena itu, Perisai Banten bekerjasana dengan Piksi Input Serang menggulirkan prpgram beasiswa.

Sementara itu, Perisai Banten juga menggelar pameran golok Banten dari berbagai jenis. Acara tersebut dimeriahkan oleh pentas seni bela diri Terumbu Banten yang semakin menambah semarak kegiatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *