Serang | HARIAN EXPOSE.com —
Ketua Forum Penyuluh Anti Korupsi dan Ahli Pembangunan Integritas (PAKSI-API) Provinsi Banten Ratu Syafitri Muhayati mengatakan memperkuat pemahaman dan budaya integritas setiap individu menjadi hal utama dalam membangun upaya pencegahan korupsi, baik dalam lingkungan kerja dan kehidupan sehari-hari.
Hal tersebut disampaikan Ratu Syafitri saat menghadiri kegiatan Penyuluhan Anti Korupsi bagi tenaga kerja PT Haleyora Powerindo khususnya di wilayah Jakarta dan Banten yang berlangsung di Ballroom Jayakarta Villas Anyer, Kabupaten Serang, pada Rabu (30/9/2026).
Ratu Syafitri Muhayati menuturkan, pencegahan korupsi tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga pemerintahan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, termasuk lingkungan perusahaan dan para tenaga kerja.
Menurutnya, lingkungan kerja memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan dan karakter setiap individu. Karena itu, nilai-nilai integritas perlu ditanamkan dan diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Pencegahan korupsi itu dimulai dari diri sendiri dan lingkungan kerja. Integritas harus menjadi bagian dari kebiasaan dalam melaksanakan pekerjaan,” ungkap Ratu Syafitri.
Selanjutnya, Ratu Syafitri menjelaskan, penyuluhan antikorupsi menjadi bagian penting dalam memberikan pemahaman kepada tenaga kerja mengenai perilaku yang berpotensi mengarah pada praktik korupsi maupun penyimpangan.
Pemahaman tersebut diharapkan dapat mendorong tenaga kerja untuk lebih peka terhadap berbagai bentuk tindakan yang tidak sesuai dengan nilai integritas, sekaligus memiliki keberanian untuk menghindari dan mencegahnya.
Pada kesempatan itu Ratu Syafitri juga menekankan bahwa integritas tidak sebatas memahami aturan, tetapi diwujudkan melalui sikap jujur, bertanggung jawab, transparan, dan profesional dalam menjalankan pekerjaan.
“Integritas bukan hanya pengetahuan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan. Apa yang kita kerjakan harus sesuai dengan aturan dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.
Ia berharap kegiatan penyuluhan tersebut dapat memperkuat komitmen tenaga kerja PT Haleyora Powerindo dalam membangun lingkungan kerja yang berintegritas, sekaligus mendukung terciptanya pelayanan yang profesional.
Menurutnya, semakin kuat budaya integritas dibangun di lingkungan kerja, semakin besar pula peran setiap individu dalam mencegah terjadinya praktik korupsi dan berbagai bentuk penyimpangan.
“Kita tanamkan budaya integritas dalam diri kita,” pungkasnya. (Hrz/Red).
