Reportase : A.Abdurrochim S. /Yani Sumiati – Editor In Chief : Hairuzaman.
Kota Serang, Harianexpose.com |
Keluarga besar warga Lingkungan Cibomo RW 15/ RT 003 Kelurahan Bendung, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten, menggelar kegiatan keagamaan dalam rangka memeriahkan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriyah., Prosesi religi itu dilaksanakan di halaman Musholla At-Taqwa, pada Sabtu (1/10/2022)
Memasuki hari ke-5 Robiul Awal 1444 Hijriyah, pelaksanaan Peringatan Maukid Nabi Muhammad SAW, dl tengah krisis yang masih menyelimuti masyarakat Kota Serang, Namun, sudah menjadi sebuah tradisi yang telah mengakar di tengah-tengah masyarakat. Acara peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW tetap dilaksanakan ,

Ketua DKM Musholla At-Taqwa Lingkungan Cibomo, Kelurahan Bendung, Mahfudz, mengatakan, hal ini merupakan suatu kebanggaan bagi masyarakat Kota Serang. Karena di balik rahasia Maulid Nabi Muhammad SAW, banyak sekali keuntungan.dan juga hikmah serta keberkahan. Karena lahirnya Nabi Muhammad SAW merupakan Rahmatan lillalamiin.
Di tempat yang sama, dikatakan Ketua RT 003 Lingkungaj Cibomo, Kelurahan Bendung, Abdul Muthalib, ia berharap semoga untuk ke depannya bisa lebih meriah lagi. Masyarakat Lingkungan Cibono tampak sangat antusias mendukung sepenuhnya Peringatan Maulid Nabi Muhamnad SAW.
“Di samping itu kita merasa. bersyukur kepada Allah SWT dengan silsilah Maulid Nabi Muhammad SAW, kita bisa berkumpul bersama dan guna menjalin hubungan kekeluargaan, saling berbagi antar sesama, memperkokoh kesatuan dan kebersamaan serta memperkuat tali silaturahmi masyarakat antar Ulama dan Umaro, itu yang terpenting,” ungkapnya.
Hadir pada acara tersebut, Lurah Bendung, Kecamatan Kasemen, Kota Setang, H. Syaifulloh SAP, M.Si, tokoh masyarakat, Pajenan, sejumlah panitia, Ketua RW/RT dan ratusan jama’ah dari mulai anak-anak, remaja hingga dewasa, tampak memadati ruangan Musholla At-Taqwa dengan membaca sholawat dan Albarjanji.
Salah satu yang menjadi sebuah kebanggaan masyarakat tersebut, masing-masing warga,l dengan semangat penuh dengan keikhlasan, membuat sebuah panjang maulid. Dengan di isi dan dihias sesuai minat dan kemampuan warga dan langsung diserahkan kepada panitia,
“Seluruh panjang itu ketika sudah terkumpul semua di halaman Musholla At-Taqwa, yang sudah ditentukan panitia lalu langsung panjang tersebut dibongkar. Setelah acara Marhaban atau pembacaan Albarjanji berakhir, panjang maulid langsung dibagikan kembali kepada para tamu undangan. Acara berlangsung dengan lancar dan sukses,” pungkasnya.