Reportase : Nanang Sumantri. Editor In Chief : Hairuzaman. Deputy Chief Editor : Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal Tambunan, SH, MH, LLM, P.hD.
Cilegon – Harianexpose.com |
Pegawai Pemkot Cilegon menggelar shalat Istisqa meminta hujan turun. Kemarau panjang menyebabkan hujan sudah beberapa bulan tak turun di wilayah Kota Cilegon.
“Kemarin sudah kami sampaikan kepada ASN secara keseluruhan dan peserta apel agar supaya kita melakukan shalat istisqa, Artinya, memohon karena beberapa bulan ini kita tahu bahwa hujan tidak turun-turun,” kata Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian kepada wartawan, pada Rabu (11/10/2023).
Kekeringan yang melanda Cilegon terjadi hampir di semua kecamatan. Lokasi paling parah terjadi di Gerem yang merupakan dataran tinggi di Kota Cilegon.
Wilayah itu merupakan wilayah perbukitan. Warga di sana mengandalkan aliran air dari bukit untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
“Hujan sudah cukup lama tidak turun. Kalau kita lihat banyak kekeringan di atas gunung, Kita sudah berupaya kalau di wilayah Gerem kita sudah membuat beberapa titik, tetapi di wilayah lainnya masih ada yang kekurangan air. Sehingga kami juga sudah bantu dengan tangki-tangki yang notabene cukup banyak, tapi tetap masih kekurangan air di beberapa titik,” tuturnya.
Shalat istisqa yang digelar di halaman Kantor Walikota Cilegon ini, kata Helldy, merupakan upaya untuk memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan. Ia mengimbau warga Cilegon juga menggelar shalat istisqa di lingkungannya masing-masing.
“Ini salah satu upaya kami dalam rangka berdo’a kepada Allah SWT. Karena do’a itu senjatanya orang-orang mukmin dan semoga Allah ridho. Insya allah, segala upaya sudah kita lakukan, Mudah-mudahan Allah meridhoi langkah-langkah kita,” ujarnya.
“Saya memohon kepada masjid-masjid di Kota Cilegon semuanya berdo’a untuk tujuan yang sama yaitu memohon turunnya hujan. Mudah-mudahan Allah meridhoi apa yang kita upayakan dan apa yang kita perbuat dan mudah-mudahan diijabah,” sambungnya.