Empat Kades Implementasikan 13 Program Unggulan Bupati Bandung

Reportase : A. Abdurrochim S. / Yani Sumiati.                                                            Editor In Chief : Hairuzaman.                Deputy Chief Editor : Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal Tambunan, SH, MH, LLM, P.hD.

BANDUNG – Harjanexpose.com |

Sebanyak empat Kepala Desa se-Kecamatan Bojong soang, Kabupaten Bandung, sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan kreativitas Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan menampilkan sejumlah jenis perlombaan yaitu Musabaqoh Tilawatil Qur’an tingkat SD dan SMP ,yang di gelar di gedung SMP Bina Taruna Bojong soang, beberapa waktu yang lalu..

Pada acara tersebut dihadiri Camat Bojong.soang, Drs. Asep Muhammad Yusuf dan Sekretaris Camat, Pan Pan Risvan C. SIP. M.Si , Kabag Kesra, Calon DPRD Kabupaten Bandung Partai PKB, HM. Sahlan, para dewan juri, unsur TNI/ Polri , tokoh masyarakat, tokoh agama, para kepala sekolah, wali murid dari 32 SD dan 8 SMP, selama dua hari. Untuk memperebutkan piala, trophy penghargaan, serta uang Pembinaan untuk masing-masing pemenang.juara 1 2 dan juara 3 serta juara.umum.

Menurut Jaja, selaku panitia dan Pan pan Risvan, yang.bertanggung jawab kegiatan kreativitas PAI Kecamatan Bojongsoang, dibawah naungan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kecamatan Bojongsoang, semua itu merupakan program Bupati Bandung, Dadang Supriatna.

Melalui program dan misi Kabupaten Bandung yang bangkit, edukatif, dinamis agamis dan sejahtera (Bedas) dengan program insentif guru ngaji. Hal inilah. pencapaian dan keberhasilan.para guru ngaji, maka terbentuklah kegiatan kreatifitas PAI.

Hal yang senada dikatakan Kepala Desa Bojongsari, Asep Sunandar.dan Kades Bojongsoang, Syahrul ST. SPd, yang didampingi Kades Lengkong, Agus Sulam Rahmat S.Pd. dan Kades Ciipagalo, H. Asep Shobari, bajwa kegiatan Kreativitas PAI tersebut, menurut mereka, sangat diapresiasi dan pihaknya sangat mensuport. Pasalnya. anak tersebut paling tidak bisa dan memahami cara baca Al-qur’an, sesuai ilmu tajwid maupun makhrojil huruf, Sehingga dari latar belakang kegiatan ini berharap kepada pemerintah Kabupaten Bandung khususnya LPTQ, agar kegiatan ini jangan hanya ” Getak sambel” Artinya, cuma ramai seketika, tapi tidak ada kelanjutannya.

Mudah-mudahan kami sepakat -Kelaku pemerintah desa yang mewakili se-Kecamatan Bojongsoang, akan mendorong para bibit-bibit Qori/Qoriah termasuk para Tahfiz agar tetap berkesinambungan dan menjadi agenda tetap pada setiap tahunnya. Intinya untuk mencetak generasi muda menjadi generasi yang Qur’ani,

Karena Al Qur’an adalah merupakan salah satu sebuah kitab suci utama dalam agama Islam, yang dipercayai bagi orang muslim bahwa Al-Qur’an yang diturunkan oleh Allah SWT, yang kepada nabi besar Muhammad SAW.,dan merupakan salah satu rukun iman yang ke tiga.sesua hadis rasul “sebaik baik di antara kamu sekalian adalah orang yang belajar Alquran dan mengamalkannya.” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *