Pandeglang | HARIAN EXPOSE.com —
Untuk memperkuat daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Halal Center Mathla’ul Anwar (HCMA) Pusat Banten berkolaborasi dengan Bank Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Pandeglang menggelar kegiatan _Sosialisasi Sertifikasi Halal dan Pelatihan Digital Marketing bagi pelaku UMKM.
Kegiatan yang berlangsung di Rumah Kemasan Pandeglang, pada Jum’at (31/07/2026), ini diikuti oleh ratusan pelaku UMKM se-Kabupaten Pandeglang. Program ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem halal yang kuat sekaligus mendorong transformasi digital UMKM agar mampu bersaing di pasar regional, nasional, hingga ekspor.
Direktur Halal Center Mathla’ul Anwar, Hadi Susilo, /S.Si., M.Si., menegaskan, pentingnya legalitas halal bagi produk UMKM.
“Sertifikasi halal bukan hanya kewajiban, tetapi juga menjadi nilai tambah dan pembeda di pasar. Dengan bersertifikat halal, produk UMKM Pandeglang akan lebih dipercaya konsumen dan memiliki peluang pasar yang lebih besar, termasuk pasar modern dan ekspor,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten, menyampaikan bahwa transformasi digital adalah kunci agar UMKM bisa naik kelas.
“Pelatihan digital marketing ini membekali UMKM dengan keterampilan memanfaatkan media sosial, marketplace, dan branding digital. Kami berharap setelah ini UMKM Pandeglang tidak hanya punya produk halal, tetapi juga punya cara jual yang modern dan menjangkau konsumen lebih luas,” jelasnya.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Pandeglang, Raden Garnadi, yang mewakili Bupati Pandeglang, mengapresiasi kolaborasi ini.
“Pemerintah Kabupaten Pandeglang berkomitmen penuh mendukung UMKM. Melalui sinergi dengan Halal Center Mathla’ul Anwar dan Bank Indonesia, kami ingin memastikan pelaku usaha di Pandeglang punya legalitas, punya pasar, dan punya daya saing,” ungkapnya.
Dalam pelatihan, peserta mendapatkan 2 materi utama :
1. Sertifikasi Halal, Prosedur, persyaratan, dan manfaat sertifikasi halal melalui program SEHATI BPJPH.
2. Digital Marketing: Strategi konten, manajemen media sosial, marketplace, dan penguatan branding produk.
Raden Garnadi berharap melalui kegiatan ini akan lahir lebih banyak UMKM Pandeglang yang sudah tersertifikasi halal dan melek digital.
“Dengan begitu ekonomi masyarakat dapat tumbuh, ekosistem halal menguat, dan kontribusi UMKM terhadap ekonomi daerah semakin besar,”.pungkasnya.
Halal Center Mathla’ul Anwar adalah lembaga yang fokus pada pendampingan sertifikasi halal, edukasi, dan pemberdayaan UMKM berbasis syariah di wilayah Banten. (Babay/Red)