Proyek Jalan Batubantar – Banjar Rp6,8 Miliar Disorot, Pelaksana Diduga Abaikan K3

Reportase : Sukri.

Pemimpin Redaksi : Hairuzaman.

Pandeglang | HARIAN EXPOSE.com

Proyek pembangunan konektivitas ruas Jalan Batubantar – Banjar di Kabupaten Pandeglang, Banten, disorot publik. Pasalnya, pelaksana proyek diduga mengabaikan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Proyek yang dikerjakan CV. Bumi Konstruksi itu menggunakan anggaran APBD Tahun 2026 sebesar Rp6,8 miliar lebih dengan masa kerja 150 hari kalender. Konsultan pengawasnya adalah PT Parindo Jaya Engineering.

Ketua DPC Jaringan Advokasi Masyarakat (JAM) Banten, Sujana Akbar, bersama rekan-rekan turun langsung ke lokasi proyek pada Selasa (04/08/2026). Ia menemukan sejumlah kejanggalan di lapangan.

“Pihak pelaksana dari CV. Bumi Konstruksi mengabaikan K3. Tampak jelas para pekerja saat bekerja tidak mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. Mereka hanya menggunakan rompi,” kata Sujana kepada Harian expose.com.

Menurutnya, hal tersebut merupakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.

Selain soal K3, Sujana juga meminta agar proyek tersebut transparan. Ia menekankan metode pekerjaan harus sesuai spesifikasi dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Sampai saat ini belum terlihat jelas papan informasi progres pekerjaan dan direksi kit di lokasi proyek. Kami dari DPC JAM Banten bersama rekan-rekan akan terus mengawal jalannya proyek ini,” tegasnya.

Sujana berharap instansi terkait segera menindaklanjuti temuan tersebut agar proyek senilai miliaran rupiah ini berjalan sesuai aturan dan mengutamakan keselamatan pekerja.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *