Curi Besi Rel Kereta Api 400 Kg di Kota Serang, Dua Pelaku Dibekuk Polisi

0

Kota Serang, Harianexpose.com

Dua orang pencuri besi rel kereta api seberat 400 Kilogram, kepergok warga saat menjalankan aksinya. Dua orang pelaku asal Kabupaten Pandeglang dan Lebak, itu akhirnya digelandang ke Polres Serang Kota, pada Sabtu (29/1/2022).

Kapolres Serang Kota, AKBP Maruli Ahiles Hutapea, ketika menggelar Press Conference, mengatakan, kedua pencuri itu kini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Ia menuturkan, peristiwa itu terjadi pada perlintasan kereta api di Kelurahan Sumur Pecung, Kecamatan Serang, Kota Serang, pada Jumat (28/1/2022), sekira pukul 23.00 WIB.

Sementara itu, modus operandi yang dilakukan pelaku yaitu demgan cara memotong rel kereta api dengan menggunakan alat las.

“Memotong besi pakai alat las,” kata Maruli, saat press conference di Mapolres Serang Kota, pada Sabtu (29/1/2022).

Dua pelaku diketahui berinisial R (35), asal Kabupaten Lebak dan WH (20), asal Kabupaten Pandeglang, Banten, mendatangi lokasi rel kereya api yang sudah tidak digunakan.

Keduanya merupakan pekerja buruh harian lepas. “Kita amankan 2 orang di TKP, mereka membawa alat las, tang, golok dan kunci Inggris,” terangnya.

Besi seberat 400 kilo dipotong, dan rencananya akan dijual. “Besinya untuk dijual dan uangnya dipakai untuk keperluan sehari-hari,” katanya.

“Kami sedang dalami peristiwa ini, dan mengamankan potongan besi rel kereya api seberat 400 kilogram. Sedangkan harga 1 kilogram besi Rp.8000,” jelasnya.

Aksi keduanya dipergoki warga saat terlihat percikan api dari alat las.

Hutapea menjelaskan, pelaku melancarkan aksinya baru pertama kali. “Baru sekali pengakuan sementara,” ucapnya.

Sementara itu, pengakuan dari pelaku WH (20), tadi malam dia bersama 2 orang temannya menjalankan aksinya. “Jam 23.00 WIB, tadi malam 3 orang,” bebernya.

Saat dipergoki, satu orang temannya berhasil melarikan diri. “Satu lagi lari, saya baru kali ini diajak teman bernama Paiman, jadi 4 orang semuanya, cuma disuruh, besinya udah dipotong-potong,” jelasnya.

Atas perbuatan keduanya, polisi menjeratnya dengan pasal 363 dalam kasus pencurian dan pemberatan.

Sementara itu, Kepala Stasiun Serang, Aji Husaeni, ketika dikonfirmasi awak media, mengaku, operasional perjalanan kereta api tidak terganggu usai terjadi aksi pencurian rel kereta api tersebut. “Alhamdulilah, operasional kereta api tidak terganggu,” ucapnya.

Untuk selanjutnya, kata Aji, pihak unit terkait akan melakukan antisipasi agar kejadian tersebut tidak terulang kembali. “Pihak unit terkait di kereta akan mengantisipasinya,” terangnya.

Reportase : Ahmadin.

Editor In Chief : Hairuzaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *