Gentong Kantil “Guna-Guna” Bertumbal Kejantanan

Oleh : Sudana Sukanta

(Redaktur Harianexpose.com)

Guna-guna yang satu ini sangat efektif untuk memperdayai kaum pria yang tak mau bertanggung jawab dengan perbuatannya. Korbannya hanya akan sembuh apabila mau menikahi wanita yang telah dinodainya.

Entahlah, yang jelas belakangan ini banyak sekali kasus ilmu hitam yang berkaitan dengan alat vital. Kalau tidak pria mengalami inpotensi secara mendadak. Banyak pula kaum perempuan yang konon membusuk kewanitaannya akibat serangan dari guna-guna tersebut.

Apakah ini sebagai pertanda alam akan marah dengan ulah manusia begitu besar mengumbar hawa nafsunya ?
Bisa jadi seperti itu, yang pasti kita memang harus selalu waspada terhadap bahaya laten dari apa yang disebut guna-guna atau ilmu santet.

Adalah salah satu ilmu hitam yang menyerang daerah kemaluan. Adalah apa yang disebut sebagai Santet Gentong Kantil.

Media dasar yang digunakan Ilmu Santet ini Gentong yang ada lubang di bagian bawahnya (Seperti Padasan tempat wudhu yang terbuat dari tanah-red)
Selain padasan sarana lainnya bunga Kantil yang dipergunakan untuk menyumpel lubang air itu.

Dengan medium mistik dan ritual seperti ini, akibatnya orang yang menjadi target Gentong Kantil akan merasa kesulitan untuk buang air kecil atau bahkan tak bisa sama sekali.

Karena si korban akan mengalami penderitaan yang sangat luar biasa, yakni berupa sakit perut. Bahkan lama-kelamaan perutnya akan membuncit seperti gentong. Bayangkan betapa sadis penyiksaan yang di alami oleh korban ilmu santet tersebut.

Salah seorang korban modus operandi Santet Gentong Kantil yang jahanam ini, adalah seorang Pemuda yang akrab disapa Iwan. Kepada Tim Misteri, Iwan menuturkan, pengalamannya yang mendebarkan itu.

Berikut Ringkasan Kisahnya.

Semua ini terjadi karena perbuatan Iwan sendiri, yang suka mengumbar hawa napsu .

Mungkin ini yang dinamakan hukum karma. Pepatah Jawa menyebutkan “Tresno Iku Jalaran Soko Kulino” (Cinta itu mulanya dari sering bertemu) Atau Tresno Iku Amargo ORA Ono Lio (Cinta itu karena gak ada yang lain).

Begitu juga Iwan dan Resti, cinta dihati mereka tumbuh hanya bermula dari seringnya bertemu ketika mereka jalan-jalan pagi sambil menghirup udara segar di oedesaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *