Amankan Piala Presiden 2026, Polda Jabar dan Polresta Bandung Siapkan Operasi Garuda II Lodaya

Reportase : A. Abdurrochim S.

Pemimoin Redaksi : Hairuzaman.

Bandung | HARIAN EXPOSE.com –

Polresta Bandung bersama Polda Jawa Barat mematangkan skenario pengamanan Turnamen Piala Presiden 2026. Langkah itu diwujudkan lewat Rapat Koordinasi lintas sektor di Gedung Sabilulungan, Polresta Bandung, pada Jum’at, 17 Juli 2026.

Rakor dipimpin langsung Karo Ops Polda Jawa Barat, Kombes Pol. La Ode Aries El Fathir, S.I.K., didampingi Kombes Pol. Tedy Suhendyawan Syarif, S.I.K. Hadir dalam rapat Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., jajaran Pejabat Utama Polresta Bandung, para Kapolsek, unsur TNI, perangkat daerah Kabupaten Bandung, panitia pelaksana Piala Presiden, pengelola Stadion Si Jalak Harupat, perwakilan Viking Persib Club, serta instansi terkait lainnya.

Berbagai aspek pengamanan dibahas detail. Mulai dari kesiapan personel gabungan, rekayasa lalu lintas di sekitar Stadion Si Jalak Harupat, pelayanan kesehatan, pengamanan kawasan stadion, pengelolaan parkir, pelibatan UMKM, hingga antisipasi potensi gangguan kamtibmas selama turnamen.

Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono menegaskan, kepercayaan yang kembali diberikan kepada Polresta Bandung untuk mengamankan Piala Presiden merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Tahun ini kali kedua Polresta Bandung dipercaya melaksanakan pengamanan Turnamen Piala Presiden. Keberhasilan tahun lalu harus jadi motivasi, bukan alasan untuk lengah. Rakor ini memastikan seluruh unsur paham tugas, tanggung jawab, serta mekanisme pengamanan agar turnamen berlangsung aman, lancar, tertib, dan kondusif,” tegas Aldi.

Aldi menambahkan, keberhasilan pengamanan bukan hanya tugas Polri. Sinergi TNI, Pemkab Bandung, panitia, komunitas suporter, dan seluruh elemen masyarakat jadi kunci utama menjaga kondusifitas.

Sebagai tindak lanjut, Polda Jawa Barat bersama Polrestabes Bandung, Polresta Bandung, Polres Cimahi, TNI, dan instansi terkait akan menggelar Operasi Garuda II Lodaya 2026. Operasi berlangsung 16 hari, mulai 23 Juli hingga 7 Agustus 2026, mencakup babak penyisihan grup hingga final.

“Operasi mengedepankan langkah preemtif dan preventif, didukung penegakan hukum serta strategi kehumasan. Tujuannya memberi rasa aman kepada seluruh masyarakat dan pecinta sepak bola,” pungkas Aldi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *