Kontributor : Ray Sukma. Editor In Chief : Hairuzaman. Deputy Chief Editor : Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal.
KOTA SERANG – Harianexpose.com |
Wisuda Pondok Pesantren (Ponpes) Arrahman Cidadap, angkatan 8, santri Tahfidz Al-Qur’an dan Amtsilati di Lingkungan Cidadap, Kelurahan Tinggar, Kecamatan Curug, Kota Serang, Banten, digelar pada Sabtu (13/05/2023).
Iim Hujaemi, tokoh masyarakat Kota Serang, sekaligus Pembina Ponpes Arrahman Cidadap, saat menghadiri wisuda ke-8 mengatakan, pentingnya proses internalisasi niilai pesantren, Iim ada beberapa macam diantaranya, Pertama, Akhlaq Karimah dijadikan ukuran bagi kelayakan santri untuk mencapai jenjang berikutnya, yang memiliki tatanan nilai yang di atur oleh agama, termasuk kesatuan lahiriyah dalam dirinya dan orang-orang disekitarnya.
Kedua, ibadah amaliyah untuk mendisiplinkan para santri dalam melaksanakan sholat fardhu berjama’ah serta kewajiban bagi santri tua untuk menjadi imam shalat jama’ah sebagai praktek atas apa yang telah ia pelajari.
Ketiga, bacaan Al-Qur’an mewajibkan santri dalam membaca Al-Qur’an setelah sholat fardhu baik secara individu ataupun kelompok. Al-Qur’an dijadikan sebagai materi dalam ujian semester yang mana bertujuan agar santri dapat lancar dan benar dalam mengetahui bacaan yang terdapat dalam Al-Qur’an.
Keempat, hafalan Surat Al-Qur’an mewajibkan santri untuk menghafal surat-surat Al-Qur’an yaitu surat pilihan. Dimana surat tersebut mudah dihafalkan dan dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kelima Dedikasi dan loyalitas Pesantren mendisiplinkan santrinya dalam kegiatan yang ada di pesantren dari aturan dan norma yang dapat menjadikannya kebiasaan dalam kehidupannya.
Keenam amanah dan tanggung jawab. Dimana disini santri diberikan tugas sebagai pengurus pondok maupun Ketua dalam setiap kamar. Mereka di didik untuk menjalankan tanggung jawab dan juga kepercayaan dalam pesantren Arrahman.
Ketujuh toleransi dan tenggang rasa yang mana santri ditempatkan dalam satu kamar yang berisikan beberapa santri. “Dimana mereka dibiasakan bertoleransi terhadap santri lain agar terjalin kehidupan yang rukun, aman dan damai.” ungkap Iim.
“Jadi santri yang di wisuda ini santri yang telah mengenyam pendidikan di tingkat MA dan SMK selama tiga tahun lamanya,” sambungnya.
Adapun program pendidikan unggulan masih kata Iim Hujaemi, yang ada di Pondok Pesantren Arrahman Cidadap ini, terdiri dari tiga kategori produk pendidikan yang dilaksanakan oleh para santri yang di wisuda ini.
“Program pondok pesantren Arrahman Cidadap ini pertama Tahfiz, kedua Amsilati (metode belajar baca kitab kuning) dan ketiga untuk pendidikan umum MA dan SMK,” jelasnya.
Iim Hujaemi mengajak masyarakat Kota Serang khususnya dan Banten pada umumnya, bahkan di luar wilayah Banten, agar kita bersama-sama menghidupkan dunia pesantren. Di Pondok Pesantren Arrahman dengan Tholabul Ilmi atau mengejar ilmu putra putri kita dapat meningkatkan ilmu dan pengetahuan Islam. Karena itu, segera mendaftar dan bergabunglah,” tutupnya.
