Di Kecamatan Kronjo, Dua Media Online Gelar Diklat Dasar Jurnalistik

0

Tangerang, Harianexpose.com

Untuk menjadi seorang wartawan yang mumpuni, tidak semudah dengan membalikkan telapak tangan. Wartawan, bukan hanya di tuntut bisa menulis berita. Melainkan juga harus mampu menganalisis sebuah berita, serta menyajikannya secara obyektif dan berimbang.

Dalam penyajiannya, ada kode etik yang harus di junjung tinggi oleh seorang wartawan. Salah satunya, tidak mencampur-adukkan opini wartawan ke dalam berita.

Sehingga, berita yang disajikan adalah berita yang murni sesuai fakta dilapangan. Tak ada unsur fiksi, apalagi hoax.

Berlatar belakang itulah dua media online yang terdiri dari, Kabarexpose.com, bekerjasama dengan Harianexpose.com,
menggelar kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Dasar Jurnalistik, bertempat di Aula Kantor Camat Kronjo, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (11/10)..

Sementara itu, Diklat Dasar Jurnalistik 2020 itu menghadirkan nara sumber seorang Praktiai Pers dan Penulis Buku yang berpengalaman, Hairuzaman.  Sedangkan thema Diklat Jurnalistik adalah “Membangun Insan Pers yang Profesional dan Bertanggung jawab”.

Panitia Pelaksana Kegiatan Diklat Dasar Jurnalistik, Cecep Rohana,  mengatakan, Diklat Dasar Jurnalistik ini diberikan khusus bagi wartawan pemula. Tujuannya, agar para wartawan pemula kelak akan menjadi seorang wartawan yang cerdas, cermat, akuntable, dan dapat dipercaya.

“Wartawan dituntut bersikap profesional dalam penyajian berita. Apalagi dalam rangka menghadapi berbagai permasalahan yang dihadapi bangsa belakangan ini,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua Kelompok Kerja (POKJA) Wartawan Banten, H.  Maswi, menyatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. “Kami menyambut baik diselenggarakannya Diklat jurnalistik ini. Apalagi tujuannya untuk meningkatkan kualitas wartawan yang kredible dan profesional sesuai dengan UU No.40 Tahun 1999 Tentang Pers,” terangnya.

Ia juga menambahkan, wartawan harus memahami kaidah dan norma-norma jurnalistik dalam hal pembuatan berita. “Selain itu, dalam melaksankan tugasnya, wartawan harus menjunjung tinggi kode etik jurnalistik,” tambahnya.

Pada Kesempatan yang sama Camat Kronjo, H. Satibi. M.Pd.St.KP, dalam sambutannya mengungkapkan, sinergi wartawan dengan aparatur pemerintah memang sangat diperlukan. “Sebab suatu kegiatan tanpa ekspose media massa, maka tak ada artinya,” ujar Tibi.

Ia juga menyatakan, pihaknya sangat mendukung diselenggarakannya kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, Camat Kronjo sempat berkelakar, tentang keinginannya untuk membuat berita. “Saya juga jadi ingin membuat berita,” candanya.(Aripin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *