Antisipasi Pekat, Polsek Ciruas Razia Penjual Miras Oplosan

0

Reportase : Suprani – Editor In Chief : Hairuzaman

SERANG, Harianexpose.com

Personel Unit Reskrim Polsek Ciruas bersama Satpol PP Kecamatan Ciruas mengamankan sedikitnya puluhan bungkus minuman keras jenis kecut (minuman oplosan) serta puluhan botol minuman keras lainnya dari sejumlah pedagang miras.

Minuman memabukkan ini diamankan di saat personel tengah melakukan patroli Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Ciruas, pada Selasa (6/9/2022) dini hari.

Ipda Sulung Setiawan, S.SPi, mengatakan, pihaknya melaksanakan patroli dialogis dalam rangka mengantisipasi penyakit masyarakat guna menekan angka tauran antar pelajar atau antar remaja.

“Dalam kegiatan itu terdapat beberapa penjual minuman keras jenis kecut (minuman oplosan), bir, dan anggur yang kita temukan,” katanya kepada awak media.

Lebih lanjut Sulung menjelaskan, berdasarkan laporan dari masyarakat ada beberapa penjual miras di wilayah Kecamatan Ciruas. Salah satunya di Kampung Citerep RT.03/04, Desa Citerep, pihaknya juga menemukan puluhan miras berbagai macam merek.

“Berdasarkan laporan masyarakat, kami lakukan razia pertama di pertokoan Kurnia Futsal di lingkungan Kampung Citerep RT.03/04, Desa Citerep, Kecamatan Ciruas dan TKP lainya sepanjang Jalan Raya Serang-Jakarta,” bebernya.

Sambung, Sulung menambahkan, barang bukti yang diamankan yaitu, puluhan botol miras berbagai macam merek, serta puluhan bungkus minuman keras jenis kecut berisi minuman oplosan.

“Yang kami temukan dilokasi berbagai macam merek minuman keras serta minuman keras jenis kecut yang berisi minuman keras oplosan, minuman keras yang bisa membuat mabuk bagi peminumnya,” Imbuhnya.

Masi kata Sulung, selain barang bukti, Sulung menjelaskan, para penjual miras itu juga diberikan pemahaman, pendataan serta dilakukan pembinaan akan bahya masarakat yang mengonsumsi miras oplosan tersebut.

“Kita melakukan pendataan pembinaan  serta melakukan pemahaman terhadap penjual minuman keras, agar tidak lagi menjual minuman keras. Jika masih saja berjualan, kita akan tindak sesuai dengan aturan yang berlaku. Karena minuman keras jenis kecut (minuman oplosan) sangat berbahaya jika yang mengkonsumsi minuman tersebut kalangan pelajar atou remaja,” tandasnya.

Sulung mengungkapkan, selain melarang berjualan miras, Kepolisian juga memberikan pemahaman akan bahaya minuman keras oplosan ketika dikonsumsi oleh masarakat atou remaja dapat menimbulkan tindak pidana kejahatan.

“Yang paling penting, kedepan tidak ada lagi yang menjual miras, kiata saling menjaga, serta menekan angka tindak pidana dan tawuran antar pelajar atou remaja di wilayah hukum polsek Ciruas,” tuturnya.

Di tempat yang sama pemilik toko jamu mengakui dirinya sudah berjualan selama enam bulan dan minuman keras jenis kecut (minuman oplosan) diracik olehnya, campurannya anggur ginseng, intisari, kuku bima dan jeruk bipis.

“Saya baru enam bulan jualan (disini-red) minuman yang saya jual hasil racikan sendiri, ada anggur gingseng, intisari, kukubima, jeruk nipis,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *