Warga Desa Suelain Tewas Terlindas Dum Truck dikemudikan Kades Oelunggu

0

Reportase : Dnce Henukb.

Editor In Chief : Hairuzaman.

Rote Ndao, Harianexpose.com

Kecelakaan maut dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Desa Suelain, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi NTT, oada Rabu (21/9).

Menurut saksi mata, Jakobis Nalle, (Mantan Kades-Red) pada Srlasa (20/9) sekitar jam 17.00 WITA sore, telah terjadi laka lantas mobil dumk truck yang dikemudikan oleh pemiliknya,Kepala Desa Oelunggu, Jhon Baidengan, tanpa muatan melaju dari arah Rote Barat Daya dan kembali ke arah Kodim 1627/Rote Ndao.

Celakanya, setelah tiba di Desa Suelain, pengemudi yang tidak lain adalah Kepala Desa Oelunggu tidak dapat mengendalikan laju kendaraan. Secara beruntun menabrak dua korban yang sedang berdiri di pingir jalan arah bagian timur dari arah barat daya

Mantan Kades Suelain, Jakobus Nalle yang mewakili keluarga korban (berbaju garis-garis merah), Jos Huan serta saksi mata berbaju kaos, warga Desa Suelain. (Foto : Dance Henukh).

Sementara itu, dua korban yang ditabrak Kades Oelunggu iti yakni korban pertama, Sarlota Loloin Zakarias (60), yang tewas di TKP akibat tergilas dum truck milik Kepala Desa Oelunggu, Jhon Baidengan. Sedangkan satu korban lagi, Esthon Koehuan (15), dalam kondisi sekarat dan kini tengah mendapatkan perawatan di RSUD Ba’a.

Ia menjelaskan, usai kejadian itu warga menghubungi pihak Kepolisian. Selang beberapa saat, Sat-Lantas Polres Rote Ndao mendatangi ke TKP guna dilakukan olah TKP yang mengakibatkan korban Sarlota Loloin Zakarias tewas di TKP.

Sedangkan pengemudi Kades Jhon Baidengan melarikan diri dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak keamanan.

Lanjut Nalle, selang beberapa saat keluarga pelaku yaitu orang tua dari Kepala Desa Oelunggux Jhon Baidengan mendatangi keluarga korban di Desa Suelain, Dusun Danolain, untuk meminta maaf atas kejadian yang menimpa keluarga korban yaitux Sarlota Loloin Zacharias.

“Permohonan maaf yang disampaikan keluarga pelaku, keluarga korban sangat menerima dengan baik. Namun, pihak keluarga dari korban juga minta kepada pihak kepolisian Polres Rote Ndao agar proses hukum yang dilakukan kepada Kepala Desa Oelunggu, tetap berjalan sesuai Undang-undang yang berlaku,” ungkap Jakobis Nalle, mantan Kades Suelain itu.

Saksi lain Jos Huan menjelaskan, terkait dengan kejadian tabrakan yang menimpa korban Sarlota Loloin Zacharias pada Selasa malam pukul: 0630 WiTA, Beta dan keluarga lagi duduk di pinggir jalan depan rumah dan kita dengar bunyi besar serta suara teriakan dari cabang posisi di sebelah rumah korban,

Tak pelak lagi,vwarga pun berteriak minta tolong lantaran ada Dum Truck yang menabrak orang. Namun, kita semua halangi mobil dum truck tersebut. Akan tetapi mobil tersebut melaju dengan sangat kencang dan hampir menabrak kami. Akhirnya kami tidak bisa menghalangi dum truck tersebut.

Masih kata Jos, kendaraan dum truck  tersebut terus menuju ke arah Ba’a, Tak ayal, sehinga dirinya bersama beberapa warga lari menuju ke TKP. Ketika kita sampai di TKP, ternyata teriakan yang kami dengar itu dan mobil yang kami halang itu sudah menabrak korban Sarlota Loloin Zacharias.

“Masyarakat yang ada di tempat kejadian semua menyksikan korban sudah tidak bernyawa lagi dan otak korban sudah berhamburan di atas tanahx” tutup Jos Huan dengan meneteskan air mata.

Informasi yang berhasil dihimpun dari masyarakat diduga pelaku Kepala Desa Oelunggu Jhon Baidenggan tengah mengkonsumsi miras. Sejumlah warga mengakui, karena kendaraan terlihat melintasi jalan raya tidak sepertii biasanya. Dum truck tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dan keluar dari jalur kendaraan lawan.

Kasat Lantas Polres Rote Ndao, Rally B. Lerrick yang dihubungi wartawan terkait kejadian tabrakan yang terjadi di Desa Suelain yang mengakibatkan korban Sarlota loloin Zakarias meregang nyawa, mengungkapman, pihaknya saat ini berada di luar daerah. “Mohon ma’af, jika berkenan tolong konfirmasi saja ke Bagian Humas Polres Rote Ndao,” jelasnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *